TNI Bantu Renovasi 15 Rumah Ibadah di Batas  RI – PNG

0
66
Ilustrasi Gedung Baru Gereja GKI PNIEL Kotaraja (istimewa)
Ilustrasi Suasana Ibadah Peresmian dan Pentahbisan Gedung Gereja GKI PNIEL Kotaraja (Eveerth/LintasPapua.com)

JAYAPURA  (LINTAS PAPUA) –   Para prajurit TNI AD dari kesatuan Yonif Raider 323/BP Kostrad yang bertugas di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel bantu merenovasi 15 rumah ibadah yang ada di kawasan perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG), di dua kabupaten tersebut.

“Disamping melaksanakan tugas menjaga keutuhan wilayah negeri ini, Satgas Yonif Raider 323 Kostrad juga hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai katalis untuk mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan,” ujar Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) 3 Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad, Lettu Inf Edy Riwanto, melalui rilisnya ke Antara, Selasa pekan kemarin.

Ia menjelaskan,  para prajurit TNI juga membina hubungan baik dengan masyarakat lintas suku, agama, dan budaya yang tinggal di Merauke-Bovendigoel demi menjaga rasa tolerasi antar umat beragama.

Menurut dia kini anggota di Pos Kilometer 30 sedang membantu renovasi Gereja Katolik Paroki Santo Fransiscus wilayah Camp 19, Distrik Jair, Kabupaten Bovendigoel.

“Beberapa perbaikan bangunan gereja dilakukan dengan melibatkan anggota TNI dan juga umat gereja yang ada di sekitar Camp 19,” katanya.

Cornelius Gabriel (45 thn) salah seorang jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiscus menyampaikan apresiasinya atas kehadairan Satgas Yonif Raider 323 Kostrad yang dianggap sangat membantu masyarakat.

“Kehadiran Satgas 323 Kostrad memang sejak awal kehadirannya sudah kami rasakan positif, sejak perayaan natal bersama sampai dengan sekarang melakukan renovasi gereja ini, kami salut,” katanya.

Ia pun menegaskan hal tersebut yang diinginkan dari kehadiran TNI di tengah masyarakat. (ANT / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)