Target PBB Kota Jayapura Rp. 24 Miliar, ASN Kam Juga Harus Bayar Pajak

0
153
Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM usai membayar PBB-nya di loket pelayanan pembayaran PBB Dispenda Kota Jayapura di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa 5 Juni 2018. (Humas Setda Kota Jayapura)
Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM usai membayar PBB-nya di loket pelayanan pembayaran PBB Dispenda Kota Jayapura di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa 5 Juni 2018. (Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wali Kota dan Wakil Wali Kota mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintah kota Jayapura untuk mebayar Pajak Bumi dan bangunan (PBB), hal itu di buktikan dengan mendatangi loket pelayanan yang di buka oleh Badan Pendapatan daerah (Bapenda) Kota Jayapura, yang digelar di Main Hall kantor Wali Kota Jayapura.

 

“Hari ini saya juga sebagai pemimpin di Kota Jayapura memberikan contoh dan teladan untuk masyarakat Kota Jayapura, supaya sadar dalam kewajibannya membayar PBB yang tersebar lima distrik di wilayah Kota Jayapura. Dan saya juga mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara Pemkot Jayapura agar datang membayar pajak,” ucap Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM usai membayar PBB-nya di loket pelayanan pembayaran PBB Dispenda Kota Jayapura di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa 5 Juni 2018.

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, saat memberikan arahan pada Apel Perdana ASN lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Senin 4 Juni 2018. (Humas Setda Kota Jayapura)

 

Wali Kota Juga mengajak masyarakat asli Port Numbay dan terutama pemilik ulayat dan kepala suku yang ada di  Kota Jayapura,  agar sadar membayar kewajibannya sebagai warga kota yang baik.

 

Terkait hal tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi guna memberikan pemahaman yang baik kepada para Ondoafi, para Kepala Suku dan penduduk asli yang memiliki tanah, rumah dan bangunan itu.

Sejumlah ASN Kota Jayapura (Eveerth / Koran Harian Pagi Papua)

 

“Ketua Lembaga Masyarakat Adat Port Numbay, George Awi juga membayar pajak, walaupun bangunan rumahnya didirikan diatas tanahnya sendiri, dengan uang sendiri. Ini menjadi teladan baik yang dapat dicontohi oleh para Ondoafi, Kepala Suku, dan penduduk asli Port Numbay dapat sadar untuk membayar pajak,” terangnya.

 

Orang nomor satu Kota Jayapura mengapresiasi kinerja Bapenda Kota Jayapura yang telah memulai kegiatan Pekan Panutan pemungutan PBB yang akan berlangsung pada 5-8 Juni 2018.

 

“Pekan panutan pemungutan PBB adalah kewajiban kita kepada negara. Orang yang bijak dia taat membayar pajak. Inilah sumbangsih dan kewajiban masyarakat kepada pemerintah, yang nanti kita kembalikan itu kepada masyarakat, dalam wujud pembangunan jalan, sekolah, puskesmas daru dana pajak tersebut, untuk kesejahtetaan masyarakat,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Jayapura,  Robby Awi menyampaikan, kegiatan Pekan Panutan pemungutan Pajak PBB dan pedesaan dilakukan secara rutin tiap tahun, baik diloket pelayanan di Kantor Bapenda Kota Jayapura, hingga ke tingkat kelurahan/kampung.

 

“Yang bertujuan untuk mempermudah bapak dan ibu yang wajib pajak agar membayar pajaknya, mengingat batas jatuh tempo pembayaran PBB pada 31 Juni 2018 mendatang,” paparnya.

 

Awi menambahkan targetkan PBB di tahun 2018 sebesar Rp. 24 miliar, dan sejak Januari hingga bulan Mei 2018 penerimaan PBB sebesar Rp.10 miliar.

 

“Sehingga kekurangan Rp.14 miliar ini kami berharap akan mencapai target kita sebelum 31 Desember” tandasnya. (Humas Setda Kota Jayapura / Elsye Sanyi)