Ricky Ham Pagawak :  Jangan Ragukan Nasionalisme Rakyat Mamberamo Tengah

0
443
Calon Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak didampingi Wakil Calon Bupati, Yonas Kenelak, menjawab pertanyaan panelis dalam talk show ketiga yang digelar KPU Mamberamo Tengah di gedung Ukimearek Asso Wamena, Selasa (12/6/2018) kemarin. (ISTIMEWA)

WAMENA  (LINTAS  PAPUA) – Calon Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak menegaskan,  jangan pernah meragukan nasionalisme rakyat Mamberamo Tengah terhadapa Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Calon Bupati Mamberamo Tengah, R. Ham Pagawak didampingi  Wakil  Calon Bupati Yonas Kenelak menjawab pertanyaan panelis dalam talk show ketiga yang digelar KPU Mamberamo Tengah di gedung Ukimearek Asso Wamena, Selasa (12/6/2018) kemarin.

Menurut Ham Pagawak, bahwa rasa nasionalisme yang ditunjukan rakyat  Mamberamo Tengah dengan  menerima program-program dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten tanpa menghalangi.

Ia pun memberikan contoh, ketika pemerintah membangun perkantoran maupun rumah sakit atau sekolah, justru masyarakat memberikan tanahnya tanpa meminta ganti rugi. Yang diminta hanya pemerintah mengganti biaya tanam maupun kebun yang akan dijadikan lokasi pembangunan perkantoran, rumah sakit maupun sekolah.

Tak hanya itu, masyarakat Mamberamo Tengah dengan suka rela memberikan kesempatan kepada saudara-saudara dari luar untuk bekerja maupun berusaha di Kabupaten Mamberamo Tengah.

CALON TUNGGAL DI MAMBERAMO TENGAH. Ricky Ham Pagawak dan Yonas Kenelak didukung oleh tujuh parti politik yang memiliki kursi di DPRD setempat. Jadi, semua parpol yang punya kursi mendukungnya. (Foto Berius Kogoya)

“Disini juga banyak saudara-saudara dari luar Papua sepeti Jawa, Toraja, Batak, Maluku dan lain-lainn yang menjadi pejabat di Pemda Mamberamo Tengah, dan itu tidak pernah dipersoalkan masyarakat disini,” ujarnya.

“Bicara nasionalisme, Mamberamo Tengah bisa dijadikan rujukan, mereka yang dari luar bisa belajar disini, “ tambahnya.

Ham menuturkan, selama lima tahun pembangunan  yang dibuat pemerintah, tidak pernah ada penghalangan di yang dilakukann masyarakat, walaupun disini ada lima suku yang berbeda karakter satu dengan yang lainnya.

Soal Organisasi Papua Merdeka (OPM)  di Papua, Ham menilai bagaimanapun mereka adalah rakyat Papua yang merupakan bagian dari NKRI, sehingga mereka perlu dirangkul.

“Mereka bisa seperti itu mungkin karena ketikdakpuasan selama ini, untuk itu perlu dibuat program lewat Kesbangpol maupun Dispora untuk merangkul mereka,” ucapnya.

Bahkan, dia juga meminta pemerintah pusat untuk memberikan perhatian kepada mereka yang masuk dalam OPM, sebab bagaimanapun mereka adalah orang Papua yang menjadi bagian dari NKRI.

Sebagaimana diketahui, Ricky Ham Pagawak merupakan Bupati Mamberamo Tengah peroide 2013-2018 dan Yonas Kenelak merupakan wakilnya pada periode yang sama. Keduanya didukung oleh partai Demokrat, PKS, PAN, PDIP, PBB, Gerindra dan PKPI dengan total jumlah kursi sebanyak 20.

Sementara itu,Hingga kini Komisi Pemilihan Umum Daerah  (KPUD) Kabupaten Mamberamo Tengah telah menjalankan sejumlah tahapan Pilkada di kabupaten itu, salah satunya adalah talk show ketiga yang digelar Wamena, Selasa (12/6).

Walau telah menjalankan sejumlah tahapan Pilkada, namun masih ada saja pihak yang tidak puas atas keputusan Mahkamah Agung hingga beredar isu Pilkada di Kabupaten Mamberamo Tengah akan diikuti lebih dari satu pasangan calon bupati.

Beredarnya isu itu di masyarakat membuat Ketua KPU Mamberamo Tengah, Steven Payokwa angkat bicara.

“Keputusan Mahkamah Agung merupakan keputusan hukum tertinggi, dan hasilnya sudah diketahui bersama, putusan Mahkamah Agung itu bersifat tetap, mengikat dan sah,” ujar Ketua KPU Mamberamo Tengah, Steven Payokwa,  di Wamena,  Selasa (12/6/2018)

Ia meminta semua pihak untuk menghormati keputusan Mahkamah Agung, sebab inilah upaya hukum terakhir.”Semua harus menerima keputusan  Mahkamah Agung dengan jiwa besar,” katanya.

Menurutnya, saat ini yang  ikut dalam Pilkada Mamberamo Tengah hanya satu pasangan calon yakni R. Ham Pagawak sebagai calon bupati dan Yonas Kenelak sebagai calon wakil  bupati.

Untuk itu, dia meminta masyarakat  Mamberamo Tengah yang ada di lima distrik untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang berkembang saat ini. “Saya minta masyarakat tenang mengikuti tahapan Pilkada yang saat ini sedang berjalan, jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak benar,” ucapnya.

Ia meminta masyarakat untuk mempercayakan  kepada KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu untuk menjalankan semua tahapan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Selain telah menjalankan tahapan Pilada, yakni talk show yang sudah digelar Selasa (12/6) di Wamena, saat ini pihaknya juga telah pelipatan surat suara.”Kalau surat  suara sudah  rampung, rencana H-2 akan disalurkan ke lima distrik,” ucapnya.  (*)