Kabupaten Dogiyai Diakui Butuh Tenaga Dokter

0
258
Direktur Eksekutif UP2KP drg. Aloysius Giyai, M.Kes ( duduk tengah) bersama anggota Tim UP2KP. (ISTIMEWA)
Suasana konsultasi antara UP2KP dan perwakilan K Kepala Pengelola Sistem Informasi Manajamen Kepegawaian pada Deputi SD Aparatur Kemenpan RB. (HUMAS UP2KP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) menyebutkan Kabupaten Dogiyai membutuhkan tenaga dokter umum dan spesialis yang memperlancar pelayanan kesehatan di daerah itu.

“Kami mendapatkan keluhan terkait kebutuhan dokter itu ketika tim UP2KP turun ke Dogiyai pada pertengahan Mei 2018,” kata Ketua tim UP2KP yang bertugas di Doyai, Derik Pinibo di Jayapura, Senin.

Menurut Derik, kebutuhan akan tenaga dokter itu dijelaskan oleh pihak Dinas Kesehatan setempat kepada tim UP2KP.

Kala itu, Tim Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) melakukan pengecekan penggunaan dana otonomi khusus (otsus) sebesar 15 persen yang diperuntukan bagi bidang kesehatan di Kabupaten Dogiyai.

Direktur Eksekutif UP2KP drg. Aloysius Giyai, M.Kes ( duduk tengah) bersama anggota Tim UP2KP. (ISTIMEWA)

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Dinkes Dogiyai Agustina Pigome dan Kepala Seksi Yankes Yan Yenouye.

Sekretaris Dinkes Dogiyai Agustina Pigome mengatakan pihaknya sangat membutuhkan tenaga dokter terutama dokter umum.

“Pelayanan kesehatan di sini berjalan lancar hanya saja membutuhkan tenaga dokter karena kebanyakan pasien harus mendapatkan resep dokter untuk mendapatkan obat,” katanya.

Hingga kini pasien sulit mendapatkan resep dokter, Dinkes Dogiyai sudah berupaya mencari tenaga dokter namun hingga kini masih kesulitan mendapatkan dokter.

Kesulitan tenaga dokter juga disampaikan Kepala Seksi Yankes Yan Yenouye. Menurut dia, pelayanan kesehatan di daerahnya berjalan lancar, namun mereka kesulitan mendapatkan tenaga dokter. (ANT / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)