Suara Pegunungan Bintang  Hanya Untuk JWW – HMS

0
382
John Wempi Wetipo bersama masyarakat di Pegunungan Bintang. (ISTIMEWA /TIM JOSUA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Seluruh masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang telah bersepakat memberikan hak suaranya pada saat pencoblosan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada tanggal 27 Juni 2018, hanya kepada calon no urut 2 yakni John Wempi Wetipo  dan Habel Melkias Suwae (JWW-HMS).

 

Hal itu terungkap, pada saat perwakilan tokoh masyarakat dan kepala suku menyatakan sikapnya di hadapan Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo yang menggelar kampanye di Oksibil, Kabupten Pegunungan Bintang, Sabtu (8/6/2018).

“Masyarakat sudah bersepakat, suara hanya akan kami berikan kepada pasangan no urut 2 (JWW-HMS),” ungkap salah satu perwakilan masyarakat dari suku Ketemban, Rumin Leptalim.

Rumin menegaskan, agar tak terjadi permainan pada saat pencoblosan, akan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengawal tahapan pilkada di daerahnya.

 

“Bila perlu khusus 14 Distrik yang didiami suku-suku mereka tak perlu mencoblos di daerahnya, kita coblos di Oksibil saja.  Jangan sampai ada oknum-oknum yang merubah kesepakatan masyarakat,” katanya.

Rumin menjelaskan, pihaknya membutuhkan sosok pemimpin yang bias mengayom seluruh masyarakat.

 

“Khusus kami disini, selama ini diabaikan oleh pemerintah provinsi.  Jadi, tak ada pilihan lagi selain memberikan dukungan kepada JWW-HMS. Ini juga bagian dari mas kawin, karena daerah ini di mekarkan kabupaten Jayawijaya,” tegasnya.

Salah seorang Tokoh Masyarakat, Niko Kalirmabi menyampaikan, selama ini tak ada program pembangunan di kabupaten ini, maka dari itu seluruh masyarakat menaruh mimpinya kepada pasangan JWW-HMS.

“Ini bukan keinginan kami. Tapi masyarakatlah. Lihat kondisi kami saat ini.  Tak ada pembangunan,” ujarnya,

Niko yang pernah mencalonkan diri sebagai Bupati mengajak, agar seluruh masyarakat pergi ke TPS pada saat pencoblosan nanti.

 

“Kalau JWW-HMS tidak menang. Maka mimpi masyarakat disini pasti tidak akan terwujud. Jadi, tak ada alasan untuk kita tak memilihnya. Karena pasangan JWW-HMS adalah sosok yang mampu membawa perubahan. Itu telah teruji ketika mereka menjadi kepala daerah di daerah mereka masing-masing,” pungkasnya.

Ketua DPC Partai PDI Perjuangan, Yulianus Urapdana mengatakan, ada empat mendasar yang di inginkan masyarakat apabila JWW-HMS terpilih, yakni menempatkan putra-putri terbaik masyarakat Pegunungan Bintang untuk berkarir sebagai ASN di tingkat provinsi.

 

“Lalu kedua, bantu masyarakat berjuang untuk memekarkan kabupaten Katemban, yang selama ini sudah dinanti-nantikan masyarakat,” paparnya.

 

Ketiga, lanjut Yulianus, tolong pemerintah provinsi untuk memberikan kebijakan strategis, untuk membangun daerah ini. “Selama lima tahun ini, tak ada satu pun program pemerintah untuk masyarakat disini,” katanya.

 

Sedangkan yang ke empat, pasangan JWW-HMS tak perlu khawatir, karena kesepakatan masyarakat pasti akan terwujud memenangkan no urut 2. “Tak usah khawatir, karena masyarakat percaya JWW-HMS saat ini yang terbaik bagi masyarakat di Papua, terlebih di daerah ini,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda, Yance Tapior menegaskan, suara masyarakat disini akan dibungkus untuk pasangan no urut 2.

“Selama 2,5 tahun daerah ini sama sekali tak ada pembangunan. Saya mau ingin sampaikan, JWW-HMS adalah orang bersih, bebas dari KKN. Kita butuh pemimpin yang berkomitmen membangun tanah ini. Jadi, jangan kita memilih pemimpin yang merampas uang rakyat, agar daerah di Papua ini tak seperti kabupaten ini,” paparnya.

Menanggapi hal ini, Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo, tak menyangka kehadirannya telah di sambut baik oleh masyarakat disini. Bahkan, mayarakat juga mendukungnya.

 

“Saya saat ini hanya bisa mengucapkan terima kasih. Dukungan ini semakin membuat saya optimis untuk memimpin Papua lima tahun ke depan,” ujarnya.

 

Wempi menegaskan, saat ini tak ingin menyampaikan banyak hal dalam kampanyenya di Kabupaten Pegunungan Bintang. Sebab, arah pembangunan lima tahun kedepan sudah tertuang di visi misinya.

“Saya hanya ingin, masyarakat memahami visi misi dengan tag line “Papua Cerdas”. Lalu, memberikan kepercayaan kepada kami untuk mewujudkannya. Kalau hanya bicara omong kosong saja, seperti pemimpin sebelumnya, itu bukan cara saya bersama JWW-HMS, untuk mencari perhatian rakyat,” paparnya. (TIM JOSUA)