Produksi Beras Papua Barat Masih Rendah

0
762
ILUSTRASI, Kekuatan Pangan Lokal. Beras Jaifuri dari Kabupaten Keerom. (Arif / HPP)
ILUSTRASI, Kekuatan Pangan Lokal. Beras Jaifuri dari Kabupaten Keerom. (Arif / HPP)

MANOKWARI (LINTAS PAPUA)  –  Jumlah produksi beras di wilayah Provinsi Papua Barat dinilai masih sangat rendah dari total kebutuhan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat, Hippolytus TAA di Manokwari, Kamis, mengatakan kemampuan produksi kita baru sekitar 27 ribu ton pertahun, sementara kebutuhan beras untuk seluruh penduduk Papua Barat mencapai 75 ribu ton lebih.

Kekuranganya masih cukup besar sehingga harus didatangkan dari luar hampir 50 persen kebutuhan beras di daerah ini masih di pasok dari wilayah Jawa dan Sulawesi, tambahnya.

Ia berharap, instansi terkait seperti Dinas Pertanian seluruh kabupaten terus berusaha menutupi kekurangan tersebut.

Menurutnya, data yang ada saat ini bisa menjadi acuan dalam memacu peningkatan produksi beras di setiap daerah penghasil beras.

Dia juga berharap setiap intansi mengacu pada satu data yang sama agar tidak terjadi kesimpang siuran.

Ego sektoral, sebutnya semestinya tak lagi terjadi terutama dalam penyediaan data. Hal sangat berdampak terhadap sinergitas pembangunan perekonomian daerah.

“Kami sudah melakukan pertemuan dengan BPS (Badan Pusat Statistik). Kami ingin ada satu pusat data yang menjadi acuan bagi setiap instansi dalam melaksanakan program,” ujarnya.

Di Papua Barat terdapat beberapa daerah yang menjadi tempat produksi beras, seperti Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Sorong, dan Raja Ampat.

Kementerian Pertanian bersama TNI-AD sejak tahun 2015 melaksanakan program cetak sawah. Papua Barat menjadi salah satu daerah yang menerima program tersebut.

Sejumlah kendala masih terjadi dalam program ini, diantaranya ketersedian jaringan irigasi pertanian. Hal ini berdampak pada capaian target dari program tersebut. Masalah lain yang tak kalah penting adalah kesiapan petani. (ANT / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here