PT. Freeport Indonesia Berharap Presiden Jokowi Resmikan MSC

0
263
Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia, Riza Pratama. (Erwin /HPP)
Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia, Riza Pratama. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan penggunaan Mimika Sport Complex (MSC) sebagai salah satu venue Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, baik untuk keperluan latihan maupun pertandingan resmi, masih belum dapat dilakukan.

Menurut Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia,  Riza Pratama, bahwa penggunaan MSC baru dapat dilakukan usai diresmikan oleh negara. “Dimana kita berharap yang meresmikan adalah Presiden Joko Widodo saat dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Mimika”.

“Untuk itu, saya berharap kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk bisa melobi Presiden maupun Menteri Pemuda dan Olahraga agar bisa meresmikan MSC tersebut dalam waktu dekat. Sebab kita ingin Presiden Jokowi yang resmikan. Ya, jika Presiden banyak agenda, bisa Menpora yang resmikan,” terang dia di Jayapura, kemarin.

Mimika Sport Complex. (ISTIMEWA)

Dikatakan, MSC yang dibangun Freeport berdiri megah dilahan seluas 25 hektar. Dalam lokasi tersebut, ada sejumlah venue yang dibangun, seperti arena olahraga bulu tangkis, basket dan atletik.

Tidak hanya stadion untuk iven olahraga, di dalam komplek MSC juga terdapat asrama yang diperuntukan bagi atlet dengan kapasitas sekitar 100 orang.

Lanjut dia, Freeport juga saat ini sedang melakukan pengadaan fasilitas sarana pendukung lainnya. Oleh karena itu, fasilitas di MSC belum bisa digunakan atlet Papua untuk latihan. “Namun yang pasti saat diresmikan sudah dapat difungsikan oleh para atlet,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia pembangunan Richard Moar menjelaskan fasilitas utama dari kompleks tersebut yaitu stadion tertutup, lapangan atletik, fasilitas training dan asrama.

Arena Mimika Sport Complex di Kota Timika. (ISTIMEWA)

“Fasilitas MSC juga menyiapkan fitness centernya, kemudian ada lapangan latihan untuk lari jangka pendek. Selain itu, ada dua asrama untuk pria dan wanita dengan kapasitas 100 atlet dan fasilitas rekreasi”.

“Khusus untuk lapangan atletik di MSC, merupakan stadion terbaik dengan delapan jalur lari dan lapangan standar internasional bagi cabang – cabang olahraga atletik lainnya dengan 950 penonton. Kemudian dalam stadion Indoor juga terdapat areal lapangan basket, badminton dan tribun yang dapat memuat 4000 orang. Terakhir kantor KONI dan fasilitas komersial lainnya,” tandasnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)