OTK Tembak Iringan Bus Milik PT. Freeport

0
427
http://ptfi.co.id/id
http://ptfi.co.id/id

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –   Aksi penembakan dilakukan orang tak dikenal (OTK) terhadap iring-iringan bus milik PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Kabupaten Mimika, namun tidak ada korban jiwa.

Insiden penembakan terjadi Selasa (5/6/20180, sekitar pukul 10.45 WIT saat konvoi delapan bus dari Timika menuju Tembagapura melintas di Mile 60.

Data yang dihimpun menyebutkan akibat penembakan tersebut mengenai kaca depan bus dengan nomor lambung 140458 yang dikemudikan Refly Palit, karyawan subkontraktor di lingkungan PT Freeport.

Bus yang terkena tembakan berada pada posisi keenam dari delapan bus yang berangkat secara konvoi dari Terminal Gorong Gorong Timika.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal, saat berikan keterangan pers. (Roy)

Kabid Humas Polda Papua,  Kombes Ahmad Kamal ketika dihubungi mengatakan belum mendapat laporan tentang insiden penembakan yang dialami konvoi bus milik PT Freeport itu.

“Saya baru selesai rapat dan belum mendapat laporannya, namun akan mengecek ke Timika,” kata Kombes Kamal.

Akibat aksi penembakan yang dilakukan itu, laju konvoi kendaraan sempat terhenti. Namun setelah dianggap aman, konvoi bus dilanjutkan hingga ke Tembagapura. (ANT / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

Kadistrik Tembagapura  Selamat Dari Penembakan di Areal Freeport

TIMIKA (LINTAS  PAPUA)  – Kepala Distrik (Camat) Tembagapura, Mimika, Papua, M Nuboba selamat saat bus karyawan PT Freeport Indonesia yang dinaiki diberondong tembakan senjata api oleh orang tak dikenal di sekitar Mil 60 ruas jalan tambang Freeport, Selasa sekitar pukul 10.45 WIT.

Dihubungi Antara dari Timika, Selasa, Nuboba mengatakan semua penumpang bus selamat dalam peristiwa itu.

“Syukurlah kami semua selamat. Tidak ada yang cedera,” kata Nuboba.

Ia mengatakan lokasi penembakan berada di area yang selama ini cukup rawan terjadi peristiwa serupa sebelumnya.

“Di tempat itu sudah berulang-ulang terjadi penembakan. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat untuk mengusut tuntas hal ini,” ujar Nuboba.

Nuboba mengaku menumpang bus karyawan PT Freeport dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Tembagapura pada Selasa pagi.

Konvoi bus karyawan PT Freeport pada Selasa pagi itu berjumlah delapan bus dengan pengawalan ketat aparat Brimob Satgas Amole.

“Hanya saya sendiri yang bukan karyawan. Selebihnya semua karyawan PT Freeport dan perusahaan subkontraktor,” jelas Nuboba.

Berdasarkan data yang dihimpun Antara di Timika, penembakan terhadap konvoi bus karyawan PT Freeport di Mil 60 ruas jalan utama tambang berada dekat Pos RPU 47Distrik Tembagapura.

Pelaku penembakan menembaki bus bernomor lambung 140458 sebanyak tiga kali dan mengenai kaca depan, tapi tidak menembus ke dalam bus.

Pascakejadian tersebut, aparat melakukan pengejaran pelaku penembakan dengan menggunakan kendaraan tempur barakuda. (ANT / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here