Suasana Markas Perseru di STADION MARORA GOAL COM

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  –   PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih memberikan kesempatan kepada tim Perseru Serui untuk membenahi Stadion Marora di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, yang menjadi markas mereka di Liga 1 2018.

“Ada beberapa hal khususnya terkait lampu yang belum memenuhi syarat. Kami memberikan kesempatan kepada Perseru Serui untuk membereskan hal itu,” ujar Direktur PT LIB Risha Adi Wijaya di Jakarta, Rabu.

Risha melanjutkan, pihaknya telah mengirimkan beberapa utusan ke Marora untuk melakukan verifikasi.

Namun, hingga pekan ke-11 Liga 1 2018, lampu Stadion Marora belum bisa memenuhi standar Liga 1. Itu pula yang membuat mereka terpaksa memindahkan markasnya ke Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, di bulan puasa yang mengharuskan pertandingan digelar malam hari.

“Pada prinsipnya, semua klub ingin bermain di kandang masing-masing. Tentunya kami membuka kemungkinan itu selebar mungkin selama stadion mereka memenuhi syarat,” kata Risha.

Dia menyatakan, PT LIB tidak memberikan batas waktu untuk setiap tim, termasuk Perseru Serui, untuk merenovasi stadion kandang yang dinilai belum memenuhi syarat.

“Jadi, Perseru Serui bisa kembali ke Stadion Marora selama memenuhi semua kewajiban,” tutur Risha.

Seperti diketahui, Perseru Serui terpaksa memindahkan kandang mereka ke Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, mulai pertengahan Mei 2018 sembari menunggu selesainya pemasangan lampu Stadion Marora.

Ketika itu, dalam laman media sosial resminya, Direktur Perseru Serui Edward Norman menyebut ada beberapa pertimbangan memilih Gajayana sebagai markas tim sementara.

“Salah satunya, kami melihat laga tandang melawan PS Tira yang bermarkas di Bantul, Yogyakarta. Jarak dari Malang ke Bantul cukup dekat dan menuju ke sana tidak memerlukan waktu yang panjang,” kata Edward. (ANT / KORAN HARIAN PAGI PAPUA)