DPRD Paniai Minta Mendagri Batalkan SK Musa Isir

0
603
Suasana demo memprotes penunjukan Musa Isir sebagai Penjabat Bupati Paniai oleh kelompok masyarakat dan ASN, di Halaman Kantor Bupati Paniai, kemarin. (Erwin / HPP)
Suasana demo memprotes penunjukan Musa Isir sebagai Penjabat Bupati Paniai oleh kelompok masyarakat dan ASN, di Halaman Kantor Bupati Paniai, kemarin. (Erwin / HPP)

PANIAI (LINTAS  PAPUA)  –  Pasca dilantiknya Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Musa Isir sebagai Penjabat Bupati Paniai, aksi protes terus bergulir dari sekelompok massa.

Menyikapi aksi demo sejumlah masyarakat bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paniai, Herman Adii menyarankan Mendagri melalui Penjabat Gubernur Papua Soedarmo untuk membatalkan SK penunjukan Musa Isir.

Ia khawatir aksi protes masyarakat yang dilakukan setiap hari tersebut, berpotensi membuat aktivitas pemerintahan di Kabupaten Paniai menjadi lumpuh total. Hal

“Kegiatan pelantikan ini membuat masyarakat paniai sangat kaget dan usai pelantikan sejumlah masyarakat Paniai melakukan demo penolakan Musa Isir didepan Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo”.

“Bahkan dalam persiapan pelantikan masyarakat Paniai telah mengikuti perjalanan Musa Isir dari Jayapura bersama Herman Kayame ke Nabire. Bahkan di Nabire Musa Isir bermalam di rumah Herman Kayame. Kemudian dari Nabire bersama Herman Kayame berangkat ke Paniai, lalu di Paniai di jemput oleh keluarga Hengky Kayame dan dalam pelantikan tersebut hanya dihadiri keluarga Hengky Kayame. Atas alasan ini harus dibatalkan SK penunjukan oleh mendagri itu,” jelas dia dalam rilis yang diterima harian ini, kemarin.

Kedekatan Musa Isir dengan keluarga incumbent Hengky Kayame dikhawatirkan berujung pada ketidaknetralan seorang penjabat bupati dalam Pilkada Paniai.

Oleh sebab itu, pihaknya menilai penunjukan Musa Isir bukan menjadi solusi tetapi mendatangkan masalah.

“Karenanya mewakili masyarakat Paniai saya menilai kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Melainkan perlu melakukan langkah yaitu menghadirkan hampir 70% masyarakat Paniai agar melakukan sidang terbuka di halaman kantor Bupati Paniai, untuk pembatalan pelantikan Musa Isir,” serunya. (Erwin /  Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here