Safari Ramadhan,  Wali Kota BTM  Ajak Jamaah Jaga Kerukunan Umat Beragama

0
464
Wali Kota Jayapura, DR Benhur Tomi Mano, MM., bersalaman dengan anak-anak Jamaah Masjid Al Inaba Hamadi Rawa saat Berbuka Puasa Bersama. (Humas Setda Kota Jayapura)
Wali Kota Jayapura, DR Benhur Tomi Mano, MM., bersalaman dengan anak-anak Jamaah Masjid Al Inaba Hamadi Rawa saat Berbuka Puasa Bersama. (Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  – Memasuki safari ramadhan hari kelima, rombongan Wali Kota Jayapura, Dr Drs.  Benhur Tomi Mano, MM dan Wakil Wali Kota Jayapura, Ir.  H.  Rustan Saru, MM.,  bersilaturahmi ke Masjid Al Inaba Hamadi Rawa.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh jamaah Al Inaba untuk semakin bertaqwa kepada Tuhan YME di bulan puasa ini. “Safari ramadhan di periode kepemimpinan saya yang kedua ingin melihat kondisi jamaah dan bangunan mushola/masjid di Kota Jayapura, juga mari kita semakin menjaga kerukunan umat beragama di tengah heterogenitas dan bertaqwa kepada Tuhan YME,” katanya kepada Jamaah Masjid Al Inaba Hamadi Rawa, Jumat 26 Mei 2018.

 

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak masyarakat luas sebagaimana visi Kota Jayapura sebagai kota beriman, untuk meningkatkan semakin meningkatkan iman dengan menjalankan ajaran agamanya dengan baik, tidak KDRT, hindari narkoba dan miras, serta tidak melakukan hal-hal negatif yang merugikan diri sendiri. Kota Jayapura dengan tingkat kemajemukan yang tinggi membuat rasa persatuan dan kesatuan menjadi urgensi pokok

 

 

Ia mengingatkan juga untuk tetap menjaga toleransi antar umat beragama terkhusus menjelang Pilkada Gubernur Papua tahun 2018, di mana kondusifitas sangat penting guna mensukseskan pesta demokrasi. “Pilihlah pemimpin yang cinta NKRI, cinta bendera Merah-Putih dan pemimpin yang mengayomi masyarakatnya, karena warga Kota Jayapura adalah warga yang cerdas dalam menentukan pilihan,” katanya.

 

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jayapura Ir H Rustan Saru, MM bertaqwa kepada Tuhan dengan membentengi diri dari paham radikalisme menjadi hal yang krusial dewasa ini. “Kepada seluruh jamaah agar dalam memilih penceramah carilah yang bisa menyejukkan hati dan pikiran, menebar damai dengan tidak menonjolkan superioritas dan subjektifitas tinggi terhadap agamanya sendiri, melainkan menebar nilai-nilai toleransi tinggi,” katanya.

 

Kemudian, ia meminta, kepada seluruh jamaah dalam menjalankan tradisi beragama dengan menjalankan shalat tarawih, dilanjutkan tadarus agar tidak mengganggu warga lain dengan menggunakan pengeras suara di malam hari, cukup di dalam masjid saja. Ia juga kembali mengingatkan warga untuk selalu menjaga kebersihan Kota Jayapura, karena dengan demikian telah membangun pembangunan di kota ini. (Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here