Beatrix Monim : Disperindag Stabilkan Harga Jelang Lebaran

0
480
Anggota DPR Papua, Herlin Beatrix Monim. (Rambat /HPP)

 

 

Anggota DPR Papua, Herlin Beatrix Monim. (Rambat /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA ) – Untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok selama bulan Suci Ramadhan hinggan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Komisi II DPR Papua bidang Perekonomian meminta Perindakop dapat memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di setiap pasar selama bulan puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

 

Disamping itu,  Komisi II DPR Papua juga berencana akan turun ke setiap pasar untuk melakukan Inspeksi mendadak (Sidak).

 

“Kami telah meminta Dinas Perindag untuk menjaga stabilitas harga di pasar.  Ini sudah hal biasa, harga akan melonjak. Kami juga sudah bentuk tim untuk langsung kontrol harga ini dan kami akan bersama-sama Dinas Perindakop dan Balai POM melakukan sidak ke pasar,” kata Ketua Komisi II DPR Papua, Beatrix Monim, kemarin .

Politisi Partai NasDem ini menyatakan pihaknya juga  akan melihat harga barang kebutuhan pokok dan strategis lainnya di pasar.  Apakah terkendali terkait ketersediaan pangan dan kelayakan konsumsi pangan oleh masyarakat atau tidak.

“Dinas yang kenal persis suplayer dan ketika terjadi lonjakan biasanya karena ada monopoli dan penimbunan. Jadi dinas yang tahu persis akan hal ini, sehingga kami minta mereka untuk memantau,” ujar Beatrix Monim.

 

Diakui, hingga saat ini, pihaknya melihat stok pangan nasional masih stabil, begitu juga harga masih stabil, belum mengalami kenaikan secara signifikan.

Untuk itu, Beatrix Monim menambahkan, pihaknya akan melalukan sidak minimal H-7 sebelum lebaran untuk mengetahui harga pasar, karena diwaktu itu biasanya terjadi konsumsi tinggi.

“Minimal H-7 sebelum Lebaran,  kami bersama Balai POM juga akan turun langsung  untuk memantau kelayakan pangan yang dijual oleh distribustor. Sekaligus akan memantau bahan makanan yang sudah kadaluarsa,” imbuhnya. (Rambat / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here