Jalani Puasa, ASN Papua Diminta Tak Lupa Dengan Tupoksinya

0
340
Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. (Erwin /HPP)
Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Pemerintah Provinsi Papua telah memberlakukan jam istirahat khusus bagi aparatur sipil negara (ASN) muslim yang sementara menjalankan ibadah puasa. Kendati demikian, ASN diminta tetap profesional dan tak lupa dengan tugas pokok maupun fungsinya (tupoksi).

“Kita menghargai seorang ASN yang menjalankan ibadah puasa namun tetap kita menuntut profesionalitas kerjanya sebagai abdi negara. Sebab sekali lagi keberadaan ASN adalah untuk melayani masyarakat,” terang Sekda Papua,  Hery Dosinaen di Jayapura, pekan lalu.

Menurut sekda, seluruh ASN sebagai pelayan masyarakat wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal. Oleh karenanya, dia mengimbau agar para pegawai yang berpuasa, supaya bisa menjaga kesehatan dengan baik.

Disamping itu, tak berlebihan dalam melakukan aktivitas di luar jam kerja. “Yang pasti para pegawai yang menjalankan ibadah puasa perlu istirahat yang cukup. Kalau pun beraktivitas mesti sesuai dengan kebutuhan. Supaya apa, agar energi bisa terus terjaga untuk aktivitas di hari berikutnya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Hery berharap pegawai yang tak berpuasa agar dapat menghormati sesama umat dan rekan kerja yang sedang melaksanakan ibadah suci ramadhan.

“Sangat penting agar para pegawai saling menghargai dan menghormati. Khususnya bagi yang tidak berpuasa agar menghormati teman-teman atau rekan kerja muslim yang laksanakan ibadah”.

“Namun kepada teman-teman yang berpuasa juga saya minta tetap menghargai jadwal kegiatan kantor yang telah ditetapkan, harus dipedomani dan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” imbaunya.

: Asisten Bidang Umum Setda Papua, Elysa Auri, saat diwwancara. (Erwin /HPP)

 

 

Sementara itu, Asisten Bidang Umum Setda Papua,  Elysa Auri berharap selama bulan puasa tingkat kinerja pegawai di lingkungan pemerintah provinsi Papua dapat berjalan sebagaimana mestinya. Sebab pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dilakukan berdasarkan kehadiran dan kinerja pegawai.

“Kita harap pegawai tetap berkinerja maksimal meski di bulan puasa. Sebab sekali lagi saya ingatkan pembayaran TPP menghitung berdasarkan kinerja tetapi juga disiplin, yaitu tingkat kehadiran di kantor, apel pagi serta hal terkait lainnya,” tutupnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here