Gubernur  Soedarmo Komitmen Prioritaskan Kemandirian Masyarakat asli Papua

0
301
Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo., dalam sebuah kegiatam. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Penjabat Gubernur Papua,  Soedarmo memastikan masih berkomitmen kuat untuk memprioritaskan kebijakan pada pembangunan ekonomi demi mewujudkan kemandirian masyarakat, khususnya orang asli Papua.

Upaya tersebut, diantaranya dengan mengembangkan sektor unggulan Papua, yang selama ini menghidupi sebagian masyarakat, mulai dari hulu hingga hilir. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian masyarakat.

“Kalau ada pertanyaan kami fokus pada pelaksanaan Pilkada, itu tidak benar sebab keberadaan kami disini selain untuk mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan di Papua, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.

“Buktinya kami baru-baru ini mencanangkan pangan lokal yang nantinya wajib disajikan pada setiap rumah makan dan hotel. Kemudian saya mengkampanyekan gemar minum kopi buatan Papua. Ini semua tujuannya agar setiap pangan lokal yang diusahakan masyarakat bisa dibeli sehingga masyarakat sejahtera dan mandiri,” terang dia di Jayapura, pekan lalu.

Dia katakan saat ini, Pemprov Papua melalui instansi terkait tengah mengembangkan perekonomian masyarakat kampung berbasis komoditas unggulan di masing-masing wilayah adat melalui sebuah pendampingan.

Upaya itu, diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah pada setiap produk olahan skala industri rumah tangga. Termasuk penguatan kemampuan usaha serta upaya fasilitasi pasar untuk penjualan hasil produksinya.

“Sebab kita ingin sekali memastikan ada peningkatan industrilialisasi komoditas yang dilakukan melalui sebuah keberpihakan, perlindungan dan pemberdayaan terhadap orang asli Papua”.

Aparatur Sipili Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. (Erwin /HPP)

“Yang tentunya juga upaya peningkatan ekonomi masyarakat ini tak hanya bisa dilakukan dengan pendampingan serta hal lainnya. Perlu juga misalnya dengan membangun infrastruktur pendukung supaya bisa mengurangi disparitas (perbedaan jarak maupun harga,red) antar wilayah,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dia berharap Bupati dan Walikota se- Papua, dapat melaksanaan pembangunan secara merata mulai dari perkotaan hingga ke kampung-kampung. Hal demikian, agar pertumbuhan ekonomi 2018 mampu tumbuh secara beriringan.

“Jangan sampai ada kesenjangan pertumbuhan ekonomi antara wilayah perkotaan maupun di kampung-kampung. Harus pembangunan itu dilakukan secara merata, mulai dari perkotaan hingga ke kampung”.

Suasana Masyarakat Deiyai, dalam sebuah aktivitas ekonomi di kampung. (Istimewa)

“Karena itu, saya imbau kepala daerah dan seluruh pemangku kepentingan turut menunjang program pertumbuhan ekonomi dimasing-masing wilayahnya,”imbaunya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here