Dengarkan Keluhan Para Pedagang :  HMS Blusukan di Pasar Baru Timika

0
329
Tiba di Timika dari Jayapura, Habel Melkias Suwae langsung menuju Pasar Baru Timika didampingi para kader Partai Pengusung PDI-P dan Gerindra serta Partai pendukung Perindo. (Tim Josua)
Tiba di Timika dari Jayapura, Habel Melkias Suwae langsung menuju Pasar Baru Timika didampingi para kader Partai Pengusung PDI-P dan Gerindra serta Partai pendukung Perindo. (Tim Josua)

TIMIKA (LINTAS  PAPUA) –  Sebelum melakukan pertemuan terbatas dalam rangka kampanye di Kabupaten Mimika,  calon Wakil Gubernur Habel Melkias Suwae terlebih dahulu melakukan blusukan di Pasar Baru Timika.

Tiba di Timika dari Jayapura, Habel Melkias Suwae langsung menuju Pasar Baru Timika didampingi para kader Partai Pengusung PDI-P dan Gerindra serta partai pendukung Perindo.

Saat bertemu dengan para pedagang di pasar baru itu, HMS menyalami satu per satu para pedagang di pasar itu sembari mengatakan, kalau selama ini kamu hanya lihat di gambar, sekarang saya datang langsung supaya kami kenal dan lihat saya yang asli.

“Saya calon wakil gubernur yang mendapingi John Wempi Wetipo sebagai gubernur,” candanya pada para pedagang.

Dengan khas tertawanya HMS menyapa para pedagang dengan  ucapan Assalamualaikum,  dan dia disambut oleh para pedangang dengan senyum dan salaman.  terkadang HMS juga bertanya sejak kapan ada di Papua dan sudah berapa lama berjualan di pasar baru itu.

Para pedangang yang kebanyakan mama-mama menyambutnya dengan senang sekaligus menawarkan dagangannya untuk dibeli sama calon wakil gubernur pasangan nomor urut 2 itu.

Pada kesempatan itu, HMS juga mendapat keluhan dari para pedagang dimana keluhan mereka karena sepinya pembeli di pasar akibat adanya pasar lama.  Kami ingin supaya pasar yang ada di Timika ini disatukan, ujar salah satu pedagang kepada HMS.

Kondisi pasar baru Mimika memang terlihat sepi dari pembeli , hal itu dikarenakan pasar lama yang tidak jauh dari pasar baru masih beroperasi, sementara masyarakat lebih suka belanja di pasar lama tersebut. Sehingga pedagang menginginkan agar pasar disatukan, agar para pembeli banyak dipasar itu.

Usai melakukan blusukan di pasar baru kemudian dilanjutkan acara tatap muka dengan masyarakat di kabupaten Mimika yang berlangsung di Keuskupan Mimika.  Pertemuan terbatas tersebut dihadiri oleh ratusan warga dan 7 Kepala Suku yang ada di wilayah Mimika. (Tim Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here