Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kab. Jayapura Rapat Bersama Bahas PAD

0
576
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro saat memberikan sambutan pada kegiatan Rakornis Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (3/5) kemarin pagi. (Irfan/HPP)
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro saat memberikan sambutan pada kegiatan Rakornis Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (3/5) kemarin pagi. (Irfan/HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  –  J melakukan rapat bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta BUMD dalam hal ini Bank Papua dan Perusahaan Daerah (Perusda) Baniyau, yang membahas tentang penyamaan persepsi untuk target PAD sesuai dengan RPJMD Tahun 2017-2022, Rabu (23/5/2018) kemarin siang.

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua (Waket) TAPD Kabupaten Jayapura yang juga Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna Hikoyabi, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Eddi Susanto dan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai.

Dari pantauan Harian Pagi Papua, sejumlah Perangkat Daerah (PD) pengelola PAD seperti DPMPTSP yang langsung dihadiri kepala dinasnya, Henock Puraro. Juga hadir Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayapura, Subhan, S.E., perwakilan Bank Papua dan Perusda Baniyau.

Dari hasil rapat tersebut, TAPD dan Perangkat Daerah (PD) pengelola PAD sepakat untuk menyamakan persepsi untuk target PAD sesuai RPJMD.

Usai rapat, Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai menyampaikan, tujuan dilaksanakannya rapat antara TAPD dengan Perangkat Daerah (PD) pengelola PAD dan BUMD serta Perusda Baniyau itu, untuk menyamakan persepsi terkait target penerimaan PAD sesuai RPJMD tahun 2017-2022 untuk tahun anggaran 2018 yang sebesar Rp 103 miliar.

“Jadi, rapat ini kita lakukan karena pada saat pelaksanaan Rakornis Pendapatan Daerah beberapa waktu lalu itu hasilnya mengalami penurunan. Ada minus kurang lebih Rp 1.300.000.000, karena ada beberapa OPD maupun BUMD yang meminta untuk menurunkan targetnya. Padahal target yang telah kita tetapkan di APBD induk tahun 2018 ini sudah sesuai dengan hasil pelaksanaan Rakornis tahun 2017 lalu, katanya.

Berdasarkan sesuai keinginan dan juga arahan dari Bupati Jayapura, kata pria yang akrab disapa Theo itu, bahwa hal ini perlu disinkronkan karena sudah terlanjur dialokasikan untuk pembelanjaan.

“Kalau sampai minus Rp 1.300.000.000, itu berarti kita harus mengurangi belanja. Makanya tadi (kemarin) kita lakukan rapat ini untuk mengembalikan angka target PAD di APBD awal ini di posisi semula yakni sebesar Rp 103 miliar. Dan, apalagi angka ini yang akan kita gunakan juga nanti di pembahasan APBD Perubahan tahun 2018, ujarnya.

Dalam rapat tersebut, pihaknya sudah memperoleh angka pastinya itu kurang lebih Rp 103.629.210.000.

“Jadi, ada penambahan dari target awal itu kurang lebih Rp 629.310.000. Sehingga angka ini yang nantinya akan dijadikan acuan untuk rapat TAPD berikutnya guna mengalokasikan belanja dalam rangka kepentingan di APBD Perubahan, tukasnya. . (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here