Theopilus H. Tegai : Kejar Target PAD, Bappenda Akan Lakukan Tarif Parkir Berlangganan

0
405
Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, S.E.. (Irfan)
Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, S.E.. (Irfan /HPP)

 

 

 

 

 

 

*Selain itu, Bappenda juga Tengah Mengupayakan Penanganan Piutang PBB-P2 maupun PAD Lainnya

 

 

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) akan menerapkan sistem parkir berlangganan di tahun 2018 tepatnya di bulan Juni mendatang.

 

 

Penerapan parkir berlangganan ini untuk meningkatkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mulai disosialisasikan kepada masyarakat pengguna jasa parkir di Kabupaten Jayapura.

 

 

Demikian dikatakan Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai, SE. saat ditemui awak media termasuk Harian Pagi Papua di ruang kerjanya, Rabu (23/5/18) sore.

 

 

“Kita targetkan pada bulan Juni paling lambat minggu ketiga, kita sudah mulai eksekusi dengan pungutan retribusi parkir berlangganan melalui UPTD Samsat Sentani,” terangnya.

 

 

Theo sapaan akrabnya menjelaskan, pemungutan retribusi parkir berlangganan ini akan dilakukan oleh Samsat Sentani, karena saat ini pihaknya sudah punya MoU dengan Bappenda Provinsi Papua.

 

 

“Tentunya ini untuk menggali potensi PAD secara khusus retribusi parkir yang berada ditepi jalan umum. Jadi, nantinya pemilik kendaraan yang ada di Kabupaten Jayapura ketika melakukan pembayaran pajak di Samsat Sentani, maka otomatis sudah langsung dikenakan retribusi parkir berlangganan,” ujarnya.

 

 

Kata Theo, setelah melakukan pembayaran pajak dan retribusi pajak berlangganan, akan diberikan stiker khusus yang menunjukan bahwa yang bersangkutan sudah melunasi retribusi parkir berlangganan.

 

 

“Harapan kita, pemberlakuan retribusi parkir berlangganan ini lebih mempermudah masyarakat yang memiliki kendaraan. Supaya saat berbelanja atau jalan ke pusat perbelanjaan seperti mall tidak sibuk lagi membayar retribusi parkir seperti yang lalu-lalu,” harapnya.

 

 

Theo juga menambahkan, selain memberlakukan retribusi parkir berlangganan, pihaknya juga tengah mengupayakan penanganan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta PAD lainnya karena PBB-P2 itu juga merupakan potensi penerimaan yang cukup besar.

 

 

“Kalau di hitung-hitung kita punya penerimaan kurang lebih hampir 15 Myliar. Nah, kalau ini kita upayakan pasti target PAD kita dapat tercapai bahkan lebih. Makanya hari ini melalui rapat dengan staf kita berikan arahan dalam rangka peningkatan PAD tersebut sambil melakukan pemuktahiran data untuk mendapatkan data Base yang valid,” akunya.

 

 

“Sebab, kalau tidak punya data jelas kita juga susah untuk mendapatkan atau mencapai target penerimaan asli daerah,” tambahnya diakhir wawancara. . (Irfan  / Koran Harian Pagi Papua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here