Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM. (Elsye Sanyi /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Sejak dilantik pada 22 Mei 2017 lalu, Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM (BTM) dan Wakilnya Ir. H. Rustan Saru, MM (HARUS) merilis pencapaian  satu tahun kepemimpinan dalam kemajuan pembangunan diberbagai bidang selama setahun memimpin Kota Jayapura, yang digelar di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (22/5).

Turut hadir dalam acara tersebut ialah Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R. Urbinas, Dandim 1701/ Jayapura Letkol. Inf. Nova Ismailiyanto, Plh. Sekda Kota Jayapura M. Nurjainuddin Konu, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dilingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, serta insan pers baik cetak, online dan elektrik yang ada di Kota Jayapura.

Dalam moment itu, Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM menyampaikan semua capaian keberhasilan pembangunan yang telah diraih, baik di bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan, Bidang Perekonomian baik disektor Usaha Kecil Menengah, pertanian tanaman pangan dan perikanan, Bidang Infrastruktur, Bidang Lingkungan Hidup dan Bidang Pelayanan Publik.

Berbagai capaian keberhasilan pembangunan itu, menurut BTM adalah buah kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha, BUMN/BUMD, TNI, Polri, Tokoh Adat dan Tokoh Agama, sehingga telah mengantarkan Kota Jayapura menjadi salah satu kota sangat dinamis dan pesat kemajuan pembangunannya.

“Patut diperhitungkan dalam kanca nasional yang berada pada peringkat 20 besar dari 500 lebih kota dan kabupaten di Indonesia berdasarkan penilaian Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara pada tahun 2016 di Kota Makassar,” sambungnya.

Hal itu, dikatakan BTM dapat dilihat dari beberapa capaian indikator makro sampai dengan tahun 2017 yaitu laju pertumbuhan ekonomi sejak 2016 yaitu 7,23 persen dan 2017 menjadi 8,48 persen sehingga mengalami kenaikan sebesar 1,25 persen.

Kemudian, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di tahun 2016 sebesar 3,16 persen mengalami kenaikan 2,04 persen sehingga ditahun 2017 menjadi 5,20 persen.

Sedangkan, laju inflasi sejak 2016 adalah 4,13 persen mengalami penurunan sebesar 1,72 persen sehungga menjadi 2,4q persen di tahun 2017.

Lanjutnya, indeks gini rasio ditahun 2016 mencapai 0,28 persen itu mengalami kenaikan sebesar 0,09 persen sehingga ditahun 2017 menjadi 0,37 persen.

Serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2016 yaitu 78,56 mengalami kenaikan 0,46 persen sehingga menjadi 79,02 ditahun 2017.

Selain karena terciptanya suasana kota yang aman dan kondusif, BTM mengatakan bahwa capaian hasil pembangunan tersebut juga didukung oleh tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

“Kita terus berupaya maksimal untuk memperbaiki dan membenahi tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Hal itu terus dilakukan seiring penyelenggaraan pemerintahan berbasis teknologi informasi seperti e-planning, e-budgeting, e-precurment, e-audit, dan sistem aplikasi penerapan Teknologi Informasi (IT) berimplikasi adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dimana tahun 2016 sebesar Rp.164.831.615.677 meningkat menjadi Rp.170.247.695.314 ditahun 2017. Dan target ditahun 2018 sebesar Rp.186.500.000.000.

“Dibalik capaian itu, saya juga menyadari masih banyak hal yang belum dikerjakan, namun kita semua tetap optimis bahwa pekerjaan-pekerjaan tersebut akan terus berlangsunh dan mampu diselesaikan dalam masa kepemimoinan kami hingha tahun 2022 mendatang, dengan terus meminta pertolongan Tuhan, serta dukungan doa dan partisipasi seluruh rakyat Kota Jayapura,” harapnya.

Sementara itu, didampingi oleh Wakilnya, BTM bersama seluruh jajaran Pemkot Jayapura menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, DPRD Kota Jayapura, Muspida Kota Jayapura, Tokoh Agama, Ketua LMA Port Numbay dan para Ondoafi, tokoh masyarakat, BUMN/BUMD, dunia usaha, swasta, NGO, dan seluruh masyarakat Kota Jayapura atas dukungan fan kerjasama dalam membangun Kota Jayapura.  (Elsye Sanyi / HPP)

 

Tabel Pencapaian 1 Tahun Kepemimpinan BTM-HARUS (22 Mei 2017 – 22 Mei 2018)

1.        Bidang Pendidikan:

·          Angka Kelulusan Siswa rata-rata telah mencapai 99,94 persen,

·          Angka melek huruf mencapai 99,98 persen,

·          Rata-rata lama sekolah 11,4 tahun,

·          Angka partisipasi murni rata-rata 97,12 persen,

·          Kerja Sama dengan UKSW Salatiga untuk putra-putri Port Numbay melanjutkan studi sebanyak 30 orang, dan

·          Penerapan sekolah berbasis online untuk pendaftaran siswa baru dan ujian akhir, serta

·          Dibukanya website pendidikan

2.        Bidang Kesehatan:

·          Pelayanan dokter spesialis di 13 puskesmas,

·          Pelayanan puskesmas 24 jam di tahun 2017-2018,

·          Mampu menekan penyebaran penyakit menular seperti malaria, demam berdarah, diare, TBC dan infeksi saluran pernafasan,

·          Mampu menekan angka kematian ibu melahirkan sebesar 0,20 persen atau menjadi 22,09/10.000 Kh,

·          Menurunnya angka kematian bayi menjadi 0,29 persen atau menjadi 9,4 /10.000 Kh, dan

·          Meningkatnya angka harapan hidup menjadi 79,9 tahun di tahun 2017.

3.        Bidang Perekonomian:

·          Tersedianya sarana dan prasarana seperti pasar-pasar tradisional dan didukung oleh investasi sektor swasta berupa mall, hypermart, supermarket, swalayan, pertokoan, perhotelan, restaurant, cafe dan ruko, karaoke keluarga, bar dan diskotik, sehingga implikasinya adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Jayapura semakin meningkat hingga 1,8 trilyun pertahun pada 2017, sekaligus mendongkrak pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup signifikan.

·          Disektor Usaha Kecil Menengah, telah memberikan kontribusi terbesar dari dunia usaha sebesar 75 persen atas pergerakkan perekonomian daerah secara makro.

·          Disektor pertanian tanaman pangan, yaitu pengembangan komoditas lokal, komoditas perkebunan kakao, serta peternakan sapi, babi dan kambing di kawasan Muara Tami.

·          Disektor perikanan, melalui pembinaan petani perikanan dikampung, telah mendongkrak produksi ikan menjadi 49.093 ton selama tahun 2017 atau naik sebesar 0,10 persen dari tahun 2016, dan tingkat konsumsi ikan masyarakat meningkat menjadi 42,50 persen atau naik 0,20 persen dari tahun 2016.

4.        Bidang Infrastruktur:

·          Peningkatan dan penambahan ruas jalan sepanjang 1.419 meter serta pembangunan jalan aspal dan aspal rigid (beton) sepanjang 15.558 meter,

·          Pembangunan dan pemeliharaan saluran drainase dan gorong-gorong sepanjang 4.320 meter,

·          Pembangunan talud bronjong pemukiman penduduk sepanjang 3.383 meter

·          Pemasangan Lampu penerangan jalan umum sebanyak 134,

·          Pembangunan rumah layak huni sebanyak 40 unit di thaun 2017,

·          Memberikan bantuan bahan bangunan rumah untuk 325 unit rumah,

·          Normalisasi dan pembersihan Kali hanyaan, Kali Kojabu, Kali Acai dan Kali Entrop dan lain-lain sepanjang 3.063 meter,

·          Pengembangan air bersih dan sanitasi rehabilitasi pipa sepanjang 10.263 mete,

·          Sambungan air bersih perumahan sebanyak 1.009 sambungan,

·          Penyediaan Tempat Pemakaman Umum Muslim di Buper Waena seluas 10 hektar yan gsudah dioperasikan pada awal tahun ini,

·          Penambahan armasa bus sebanyak 5 unit bagi pelajar dan masyarakat umum, serta

·          Menyediakan akses layanan telekomunikasi menuju Kota Cerdas yang bekerjasama dengan PT. Telkom

5.        Bidang Lingkungan Hidup:

·          Memperoleh piala Adipura tahun 2013, 2014, 2015, 2016, dan 2017.

6.        Bidang Pelayanan Publik:

Menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat dan Ombudsman RI, yaitu

·          Tata kelola pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil, prestasi yang diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura adalah predikat Dukcapil Hebat Tingkat Nasional dari Menteri Dalam Negeri tahun 2017, inovasi yang dilakukan berupa Tok-Tok Pos dan registrasi tamu pimpinan berbasis KTP-el.

·          Tata kelola pelayanan perizinan dengan sistem pelayanan terpadu satu pintu melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan terpadu Satu Pintu Kota Jayapura dengan predikat pelayanan perizinan terbaik se-Indonesia Timul hasi lpenilaian Ombudsman RI dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara RI. Inovasi yang dilakukan berupa kios informasi, SMS center, SMS Pengaduan, tanda tangan digital, Qiarcode dan pelayanan 30 menit. Dan sudah ada kerjasama pendampingan perizinan terpadu satu pintu dengan 18 kabupaten di Papua dan Papua Barat.

·          Tata kelola pelayanan pengadaan barang dan jasa pemerintah, saat ini menjadi role model tingkat nasional sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi RI, dan

·          Tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah, Pemkot Jayapura mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri RI atas prestasi kinerja tertinggi di Provinsi Papua dalam Penyelenggaraan Pemerintaha Daerah berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2016.