DPRD Kota Jayapura Meninjau Beras di Bulog. (Elsye /HPP)
DPRD Kota Jayapura Meninjau Beras di Bulog. (Elsye /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Dalam rangka menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura melakukan monitoring ke Bolug Distrik Jayapura Selatan, Rabu (23/5).

Ketua DPRD Kota Jayapura Abisay Rollo mengatakan kegiatan monitoring ini merupakan kegiatan Dewan berkaitan dengan konsultasi dan koordinasi, dimana pihaknya bertemu dengan Kepala Bulog beserta jajarannya, untuk memonitoring pelayanan bulog kepada masyarakat di Papua dan Papua Barat, khususnya di Kota Jayapura.

“Kita di Bulog untuk memeriksa beras-beras yang dijadikan sebagai beras bantuan sosial (bansos), yang kemudian disalurkan kepada masyarakat di Kota Jayapura. Beras-berasnya ini bersih, bagus, dan layak untuk dikonsumsi,” ungkap Rollo saat menunjukkan beras kepada awak media.

Menurut pantauannya, Rollo mengungkapkan bahwa stok beras yang tersedia sekitar 2.000 ton, sehingga stoknya masih terpenuhi hingga hari raya lebaran, termasuk juga hari raya Natal mendatang.

Disamping itu, Rollo mengimbau kepada Kepala Kelurahan/Kampung dan RT/RW agar tidak menyalahgunakan atau menjual beras sejahtera (rastra) yang diperuntukkan bagi masyarakat secara gratis. Beras tersebut harus tepat sasaran.

“Jika ada temuan dilapangan maka saya berharap masyarakat segera melaporkan agar kami akan melakukan pemanggilan. Dan bila perlu yang bersangkutan diberhentikan saja,” tegasnya terkait pendistribusian rastra yang tidak jelas bagi masyarakat.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala (Waka DP) Irsan Nasution menyampaikan kunjungan kerja yang dilakukan oleh DPRD Kota Jayapura untuk tetap bersinergi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat di Kota Jayapura dengan sebaik-baiknya.

“Atas bantuan semua pihak, penyaluran beras di Kota Jayapura sudah berjalan dengan baik, stok cukup aman untuk empat bulan mendatang, dan kita juga terus melakukan penambahan stok dari daerah lain seperti Sulawesi, Surabaya dan pengadaan dari Merauke,” ujarnya.

Terkait harga jual beras Bulog dipasar, Irsan mengakui bahwa harga jual para pedagang dipasar sudah cukup baik yaitu sebesar Rp 8.900/kg. “Dengan catatan pedagang itu jangan menjual diatas Rp.10.000,” terangnya. ((Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here