Tidak Ada IMB Pembangunan PT. Papua Cemerlang Dihentikan

0
20
KOTA JAYAPURA . (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)
KOTA JAYAPURA . (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  – Tepat hari ini pengembang perumahan Villa Mediteranian yakni PT.  Papua Cemerlang Propertindo akan menghadap Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan membawa dokumen lengkap perizinan atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah Satpol PP Kota Jayapura,  Nursiah mengungkapkan,  aktivitas pembangunan yang dilakukan oleh PT.  Papua Cemerlang Propertindo akhirnya harus diberhentikan karena yang bersangkutan tidak memiliki IMB,  dan juga terkait keluhan masyarakat setempat atas dampak dari pembangunan yang menyebabkan penyumbatan saluran air yang berujung pada sebagian rumah warga diarea pembangunan terendam lumpur.

“Kami telah memberi waktu, sehingga hari ini (22/5) yang bersangkutan harus datang ke Pemkot Jayapura dengan membawa dokumen perizinan yang lengkap, ” tegasnya saat berada dilokadi pembangunan Villa Mediteranian di Kotaraja Dalam Kelurahan Vim Distrik Abepura,  baru-baru ini.

Sebelum melakukan pemberhentian, Nursiah menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum,  Penata Ruanh, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR dan PKP)  Kota Jayapura telah memberikan teguran untum tidak mendirikan bangunan karena tidak mempunyai IMB. Namun tidak diindahkan.

Sehingga sesuai dengan instruksi Wali Kota Jayapura DR.  Benhur Tomi Mano,  MM melalui dinas PUPR dan PKP Kota Jayapura  pihaknya melakukan penertiban dan pemberhentian aktivitas pembangunan hingga perizinan itu diterbitkan,  guna menindaklanjuti Surat Rektor Universitas Ottow Geisler tertanggal 31 Januari 2018 dan keluhan warga terkait aktivitas pembangunan yang tidak memperhatikan dampak lingkungan.

“Untuk itu,  PT.  Papua Cemerlang harus mengurus izin,  dan menyelesaikan masalah tanah dengan pihak Universitas Ottow dan Geisler Papua,  serta mengangkut dan membersihkan sisa buangan tanah yang berada pada saluran dan daerah sekitar rumah warga, ” sambungnya.

Sementara itu, Pelaksana Pembangunan Perumahan Villa Mediteranian,  Reynaldi mengatakan tidak ada permasalahan soal perizinan,  karena pihaknya sudah mengurus IMB yang saat ini masih dalam proses.  (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)