Merry Costavina  Yoweni  :  Pengusaha Asli Papua Harus Mandiri

0
293
Ketua Umum Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Merry Costavina Yoweni. (Erwin /HPP)
Ketua Umum Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Merry Costavina Yoweni. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) mendorong pengusaha asli Papua agar mandiri serta mampu menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lainnya.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Pusat KAPP,  Merry Costavina  Yoweni, kepada pers di Jayapura, baru-baru ini.

Dia katakan, pengusaha asli Papua sebenarnya mampu bersaing dalam semua bidang usaha. Namun persoalan mental menjadi hal yang perlu dibenahi, agar mampu mengelola keuangan dengan maksimal.

“Sehingga ini akan menjadi fokus kita kedepan, supaya pegusaha asli Papua mampu meningkatkan usahanya serta bersaing dengan saudara-saudara dari daerah lain,” terangnya.

Merry juga menyebut, pihaknya kedepan akan mendorong semua pengusaha asli Papua agar tak lagi meminjam perusahaan. Sehingga dapat mandiri dan menjadi pengusaha sukses yang tak bergantung kepada pihak lain.

KAPP Konsisten mendorong kebangkitan ekonomi orang asli Papua melalui Pergub 18. (Eveerth/Koran Harian Pagi Papua)

Sebab selama ini, menurut pengamatannya pengusaha asli Papua dengan modal seadanya, kerap meminjam perusahaan untuk mengikuti tender maupun lelang proyek di instansi-instansi pemerintahan.

Hingga pada akhirnya, saat menjalankan kegiatan bisnisnya, pengusaha asli Papua kerap mendapatkan untung yang relatif kecil dan terkesan tak mengalami pertumbuhan dalam usaha yang dijalankannya.

“Dari pengamatan kami memang para pengusaha ini tidak mendapatkan hasil maksimal dengan meminjam perusahaan dari pihak lain. Ibarat hanya mendapat tulang saja ketimbang dagingnya”.

“Makanya, kami dari organisasi KAPP terus berupaya memberikan satu terobosan dan kebijakan yang dapat membantu para pengusaha asli Papua,” ungkap dia.

Sebelumnya, salah satu kebijakan yang sudah dibuat untuk mendorong peningkatan kesejahteraan pengusaha asli Papua, KAPP baru-baru ini memberikan 768 akte perusahaan secara cuma-cuma.

Penyerahan akte perusahaan gratis  bagi para pengusaha asli Papua ini bertujuan menunjang kegiatan bisnis yang ditekuninya, yaitu sebagai kontraktor.

“Ada 768 akte yang kita berikan dan terdiri dari 765 akte baru untuk CV dan tiga akte untuk koperasi. Tentunya bantuan ini sebagai hasil evaluasi KAPP karena masih banyak teman-teman pengusaha asli Papua yang meminjam perusahaan. Intinya KAPP sengaja menyiapkan akte baru ini untuk anggota yang memang belum memilikinya,” katanya.

“Bahkan kami juga memberikan akte baru juga untuk para calon pengusaha muda asli Papua, dengan harapan dapat memacu semangat dan memotivasi para pengusaha asli Papua untuk mengembangkan diri serta dapat bersaing dengan pengusaha lainnya,” pungkasnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here