Papuan Voices Siap Gelar Festival Film Papua ke II

0
680
Berbagai Aneka Fim Papua, yang iikut dalam Kompetisi Festival Film Papua. (Istimewa)
Berbagai Aneka Fim Papua, yang iikut dalam Kompetisi Festival Film Papua. (Istimewa)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Kompetisi film adalah salah satu agenda kegiatan penting pada pelaksanaan Festival Film Papua (FFP) ke-II, yang akan diselenggarakan oleh Papuan Voices pada 7-9 Agustus 2018 mendatang di Kota Jayapura.

 

Ketua Panitia Penyelenggara FFP ke-II, Harun Rumbarar mengatakan sebelum pelaksanaan FFP II, pihaknya akan melakukan pelatihan film diwilayah-wilayah komunitas Papuan Voices, termasuk workshop media dan kompetisi film, dimana film-film terbaik hasil kompetisi akan diputarkan saat FFP ke-II berlangsung.

 

“Dengan mengusung tema Masyarakat Adat Papua di Tengah Arus Modernisasi, persyaratan yang akan dikompetisikan diantara, usia minimal 17 tahun keatas, jika belum mencapai 17 tahun maka wajib ada pendamping. Film berjenis dokumenter, durasi  film maksimal 30 menit termasuk opening dan credit title,” jelas Harun saat Konferensi Pers di Abepura, Jumat (18/5/2018).

Harun berharap tema tersebut dapat memberi ruang bagi para pembuat film atau filmmaker untuk mengkritisi realita di Papua, terutama terkait implementasi teori modernisasi dan dampaknya terhadap masyarakat adat di Papua.

“FFP II bertujuan untuk memperkenalkan situasi masyarakat adat Papua dengan berbagai manusia dan kebudayaan yang merupakan dua unsur yang tidak terpisahkan,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Umum Papuan Voices, Max Binur menyatakan, Papuan Voices adalah Komunitas Filmmaker Papua yang fokus memproduksi dokumenter berdurasi pendek tentang Manusia dan Tanah Papua. Filmmaker Papua hendak menyampaikan pesan-pesan kepada seluruh lapisan komunitas masyarakat di Tanah Papua, Indonesia dan  Internasional untuk melihat Papua melalui “mata” orang Papua sendiri dalam bentuk film  dokumenter.

Ditambahkannya, Papuan Voices terbentuk Tahun 2011 ketika Engage Media, Justice Peace and Integration of  Creation (JPIC) MSC Indonesia dan Sekretariat Keadilan Perdamaan dan Keutuhan Ciptaan (SKPKC) Franciscan Papua (FP) bekerjasama dan mulai melatih para filmmaker baru di Papua. Papuan Voices sudah memproduksi beragaman jenis film dokumenter serta menyelenggarakan pelatihan-pelatihan untuk melahirkan para filmmaker di Tanah Papua.

“Saat ini Papuan Voices tersebar di 6 daerah di Tanah Papua, yakni: Kabupaten Biak, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Wamena, Kabupaten Merauke, Sorong dan Raja Ampat,” terangnya. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here