Jelang Lebaran, Disperindag Papua Segera Sidak Ketersediaan Bahan Pokok

0
366
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max Olua. (Erwin /HPP)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max Olua. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua dalam waktu dekat bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke supermarket, pasar maupun gudang beras, guna megecek ketersediaan bahan pokok di Kota Jayapura jelang Hari Raya Lebaran.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Max Olua kepada pers, kemarin, dalam satu kesempatan.

Menurut Max, pihaknya sudah melaporkan kepada Penjabat Gubernur Papua agar bisa ikut dalam kegiatan sidak. “Sehingga kita tinggal menunggu waktu untuk sidak yang biasanya dilakukan pada satu atau dua pekan sebelum Lebaran. Apalagi Gubernur sudah menyatakan kesediaan untuk memimpin sidak,” terang dia.

Sementara untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok bahan pokok selama bulan puasa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua bakal membuat posko di sejumlah pasar tradisional, seperti Youtefa dan Hamadi.

Posko tersebut akan memantau harga bapok yang dijual tersebut sekaligus berkomunikasi dengan pedagang dalam mengikuti perkembangan harga jual bapok.

“Kita sudah rapat dengan Tim Satgas Pangan dan memang kita sepakati bentuk posko. Posko ini memantau harga sekaligus ketersediaan bapoknya,”terang dia.

Disinggung terkait pengawasan terhadap makanan kadaluarsa, lanjut Max, Disperindag bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) telah melakukan kerjasama agar setiap bahan makanan yang dijual, adalah yang sehat, higienis serta layak konsumsi.

“Yang pasti bersama Balai POM kami terus berkomunikasi dan berbagi informasi berkaitan dengan bahan makanan yang dipasarkan. Karena disinilah bagian dari kehadiran pemerintah kepada masyarakat. Selain itu, kami ingin memberikan kenyamanan bagi para konsumen yang berbelanja untuk kebutuhan hari raya,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Max mengakui ada kenaikan harga pada sektor cabai rawit. Namun kenaikan masih dalam batas kewajaran. Kendati begitu, upaya terus dilakukan oleh Disperindag bersama instansi terkait untuk memenuhi stok cabai, sehingga harga jualnya sebelum Lebaran diharapkan kembali normal.  (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here