Tokoh Lintas Agama Deklarasikan Sulawesi Tenggara Damai

0
69
Sulawesi Tenggara Deklarasikan Damai (ISTIMEWA)
Sulawesi Tenggara Deklarasikan Damai (ISTIMEWA)

 

KENDARI (LINTAS PAPUA)  –  Tokoh lintas agama di Provinsi Sulawesi Tenggara mendeklarasikan Sultra Damai di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Rabu (16/05). Deklarasi ini disampaikan sebagai bagian dari aksi melawan terorisme di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Deklarasi yang dirangkai dialog tokoh lintas agama ini diinisiasi Kanwil Kemenag Sultra. Lima tokoh yang membacakan deklarasi tersebut yakni Muh Anwar Obaid (Islam), Pdt Marthen Sambira (Kristen), Willibrosdus Welle (Katolik), I Putu Sudadnya (Hindu), dan Ni Made Budiasih (Buddha).

Ikut hadir menyaksikan, Kepala BIN Daerah Sultra Brigjen Andi Sumangrukka, Kakanwil Kemenag Sultra Abdul Kadir, Gubernur Sultra yang diwakili Kepala Biro Kesra Sultra Muh Arfah, Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto, Danrem 143 Haluoleo Kolonel Arm Dedi Nurhadiman, Danlanud Haluoleo Kolonel Pnb Nana Resmana, dan Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna.

Berikut ini lima butir isi deklarasi tokoh agama dan lintas agama Provinsi Sulawesi Tenggara:

1. Bertekad membangun dan menjaga suasana kerukunan hidup antarumat beragama di Sulawesi Tenggara.
2. Bertekad tetap membangun dialog di antara para pemuka agama dan umat beragama dengan mengedepankan prinsip-prinsip musyawarah dan mufakat demi terciptanya suasana kedamaian dan kerukunan umat beragama.
3. Bertekad membangun kesadaran masing-masing pada umat beragama untuk menjalankan ibadah dengan baik sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing dan tidak akan menyebarkan agama kepada orang yang telah beragama serta tidak terpengaruh oleh bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa
4. Bertekad memerangi segala tindakan teror, hoax, ujaran kebencian antar umat beragama serta mendorong suasana hidup rukun damai kondusif dan bermanfaat dalam bingkai Pancasila dan NKRI
5. Bertekad untuk berperan aktif dan menyukseskan program pembangunan pemerintah Sulawesi Tenggara yang maju dan sejahtera. (*)

(Sumber Berita : Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama RI)