HUT KE-55 Kodam XVII/Cenderawasih, Parjurit Siap Jaga Papua

0
165

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 55 Kodam XVII/Cenderawasih dirayakan acara syukuran bersama di Makodam XVIICenderawasih di Polimak, Kamis(17/5/2018)

Adapaun kegiatan syukuran dengan mengambil tema “Dengan Semangat HUT KE-55 KODAM XVII/CENDERAWASIH, Prajurit Ksatria Pelindung Rakyat Siap Menjaga Stabilitas Keamanan dan Kemanungalan TNI Dengan Rakyat Guna Terwujudnya Papua Yang Aman, Damai dan Sejahtera”,

Kegiatan syukuran diawali dengan pemotongan tumpeng yang di berikan pada pemenang kejuaraaan Kartika Cup piala KASAD Cup I KEJURNAS Judo di Jakabaring palembang yaitu  marcelina mendapat Emas dan yuki mendapat perunggu, kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama,

 

 

 

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jendral TNI, George Elnadus Supit, S.Sos., menyampaikan,  pesan agar meningkatkan kualitas prajurit dalam menjaga Papua.

“Sebagaimana kita fahami bersama Papua adalah bagian Integral dari NKRI, yang masih perlu mendapat perhatian, selain memangku garis perbatasan darat dan laut dengan negara tetanga Papua New Guinea,KODAM XVII/CENDERAWASIH juga menghadapi berbagai kontenjensi yang membutuhkan militansi , keungulan moral dan etika keprajuritan tinggi,”

Dikatakan, bahwa prajurit harus rela berkorban, pantang menyerah dalam keadaan apapun, mampu memerankan diri sebagai insan teretorial, yang keberadaannya di tengah masyarakat memberikan manfaat.

“Memahami hal tersebut, saya perintahkan kepada prajurit ksatria pelindung rakyat agar senantiasa belajar, berlatih, juga laksanakan setiap tugas secara profesional, perkuat kemanungalan TNI dengan rakyat, tingkatkan koordinasi dengan aparatur pemerintah daerah, kepolisian dan segenap komponen bangsa lainnya di daerah, dalam rangka opltimalisasi dan vitalisasi pemberdayaan wilayah Papua sebagai ruang, alat, kondisi juang yang tangguh,”katanya.

 

Sementara itu, Kuliah Tujuh Menit disampikan oleh Ustadz Taufiqurrahman SC, sebelum berbuka puasa, beliau menyampaikan pengajaran dan Nikmat Puasa.

“Puasa mengajarkan kita, Cinta terhadap apapun ibadah puasa mengajar kan kita cinta pada agama kita, puasa juga belajar untuk sabar dan menahan diri semua nafsu. Nikmatnya paling besar adalah kita bisa bersilahturami dengan sesama dan nikmat paling besar adalah nikmat berbuka puasa,” tutupnya. (Fransisca)