Sikapi Teror di Surabaya, Kapolres Keerom Kumpulkan Tokoh Lintas Agama

0
63
Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, SH, Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, melakukan foto bareng bersama para tokoh lintas agama juga unsur pimpinan TNI-Polri usai kegiatan ‘Coffe moorning’ yang digelar di Mapolres Keerom, kemarin. (Arif/HPP)
Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, SH, Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, melakukan foto bareng bersama para tokoh lintas agama juga unsur pimpinan TNI-Polri usai kegiatan ‘Coffe moorning’ yang digelar di Mapolres Keerom, kemarin. (Arif/HPP)

Bupati Keerom Juga Minta Kedamaian di Keerom Tetap Jelang Ramadhan dan Pilgub 2018

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Teror bom yang dilakukan teroris di Kota Surabaya ternyata membuat prihatin banyak kalangan termasuk di Keerom. Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, SH, menyikapi kondisi ini dengan mengundang Bupati Keerom, juga para tokoh lintas agama di Kabupaten Keerom.

Pada kegiatan yang digelar di Mapolres Keerom, kemarin, berjalan dengan baik. Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, dan para tokoh lintas agama Ketua FKUB Keerom, Pdt. Karel Sopamena, Ketua MUI Keerom, Ust. Mahfud Muhdhor, Ketua PHDI Keerom, Wayan Sugiono, Ketua Klasis GKI Keerom, Pdt. Frans Mambrasar dan Ketua Dekenat Keerom, Pastor Kris Bidi.

Selain itu juga ada para komandan kesatuan, seperti Dansatgas Yonif 121/MK, Letkol Inf Imir Faishal, Wadan Satgas Yonif 501/BY, Mayor Inf Puguh Prasetya, Danki Kompi A Yonif 756/WMS, Kapten Basuki Rahmat, Dan Satgas Ban, Mayor Inf. Reza.

Pada kesempatan itu  Bupati Keerom, Muh. Markum mengemukakan harapannya agar umat beragama  untuk selalu waspada agar menjaga persatuan dan solidaritasnya. Selain itu ia juga mengharapkan kedamaian di Keerom juga tetap terjaga dengan adanya agenda Pilgub pada Juni mendatang.

‘’Atas semua kejadian ini saya harap semua pihak untuk waspada, bahkan masalah stabilitas keamanan ini telah dicanntumkan dalam Perpres. Sehingga ini jadi perhatian dan kewaspadaan bagi kita semua,’’ungkapnya pada kesempatan tersebut kemarin.

Sementara itu, Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, SH, menyampaikan terimakasih atas atas kedamaian dan solidaritas yang terjaga di Keerom karena berkat kebersamaan antar umat lintas agama di Keerom.

‘’Mari bersama kita menjaga kedamaian di Keerom ini agar dapat berjalan dengan baik. Dan saya harapkan peran semua umat beragam di Keerom untuk bersama-sama menjaga kedamaian di Keerom. Karena untuk melawan terorisme kita harus bersatu melawannya,’’pungkasnya.

Usai penyampaian sikap dari masing-masing tokoh lintas agama, selanjutnya mereka melakukan tandatangan menyatakan duka cita atas insiden di Mako Brimob dan menyatakan mengutuk keras terror yang dilakukan di Surabaya. Selain itu mereka juga meminta dan mendukung pemerintah untuk bersikap tegas terhadap para teroris demi kedamaian di Indonesia.(Arif / Koran Harian Pagi Papua)