Suasan Pembukaaan Kegiatan Sosialisasi oleh Wakil Wali Kota Jayapura. (Fransisca)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM.,  membuka kegiatan sosialisasi kesetaraan gender(KKG) dengan tema Kesetaraan Perempuan Dan Laki-Laki Untuk Mewujudkan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Dan Anak, yang di akomodir oleh Pemberdayaan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kota Jayapura, di SMKN 3 Jayapura, Selasa(15/5/2018).

Kegiatan ini dihadiri 160 orang perserta, laki-laki, perempuan dan anak dari Kayu Batu dan Waena.

 

Sekretaris Pemberdayaan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kota Jayapura, Oktovina Mano, selaku ketua peyelengara mengharapkan,  perempuan juga mendapat akses, manfaat, peluang dan pembangunan alokasi dana desa.

Pemkot Jayapura Gelar Sosialisasi Kesetaraan Gender . (Fransisca)
Antusias masyarakat mengikuti kegiatan dengan baik. (Fransisca)

“ Kami bertujuan Memberikan pemahaman tentang keadilan gender dalam perencanaan, pengangaran dan pengelolaan dana desa, guna meningkatkan kualitas hidup perempuam dan anak.” Katanya menjelaskan secara singkat.

 

Sementara itum Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., menjelaskan,  bahwa peran serta perempuan di akui oleh pemerintah kota Jayapura, juga di lindungi Perda Kota Jayapura.

Sekretaris Pemberdayaan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana Kota Jayapura, Oktovina Mano, saat membacakan sambutannya. (Fransisca)

“Semua laki-laki dan perempuan dapat di libatkan secara optimal untuk melaksanakan pembangunan dengan prinsip kesetaraan Gender,” katanya.

 

Dijelaskan, bahwa  kesetaraan Gender tertuang dalam misi ke 4 pemerintah daerah yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya masyarakat dengan sasaran tercapainya kesetaraan Gender dalam berbagai Bidang pembangunan.

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., menjelaskan, bahwa peran serta perempuan di akui oleh pemerintah kota Jayapura, juga di lindungi Perda Kota Jayapura. (Fransisca)

“Tentunya semuanya  yang tertuang dalam Peraturan Daerah  kota Jayapura Nomor 13 Tahun 2014 tentang penyelengaraan Perlindungan Anak,” tandasnya. (Fransisca)