JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Tradisi berziarah ke makam keluarga atau nyekar, menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia, tak terkecuali Kota Jayapura menjelang puasa (Ramadhan). Tidak heran, tempat pemakaman umum dipenuhi warga untuk melakukan nyekar.

 

Menjelang bulan suci Ramadhan 1439 H, TPU di Abepantai, Distrik Abepura, dipenuhi warga yang melaksanakan tradisi nyekar ini. Bulfan (50) seorang peziarah mengatakan, ia beserta keluarganya melaksanakan tradisi nyekar ini secara rutin setiap tahun menjelang Ramadhan.

 

“Berziarah ke makam orang tua merupakan tradisi turun menurun. Setiap mau puasa kita harus ziarah, begitu juga nanti setelah puasa (lebaran) kita nyekar lagi,” katanya, Selasa (15/5/2018).

 

Banyaknya warga yang berziarah jelang puasa Ramadhan, kondisi ini dimanfaatkan warga sekitar untuk meraih keuntungan dengan berjualan bunga dan air untuk ditaburkan di atas makam.

 

“Ya lumayan untungnya. Kita hanya sediakan bunga-bunga seperti bogenvile, daun pandan, air di botol kemasan,” ungkap Rosniah. (Lea / Koran Harian Pagi Papua)