Bupati  Letakkan Batu Pertama di  Pastori Jemaat GKI Eklesia Kemtuk Gresi

0
139

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah pastori Gereja GKI Jemaat Eklesia Mentieku Suna, di Kampung Nembungresi, Distrik Kemtuk Gresi, Selasa (15/5/2018) lalu.

“Kesempatan ini, saya berikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bapa Ondo,  karena adat bisa melepaskan tanah untuk kepentingan rakyat. Jadi, ini (pelepasan tanah) bukan kepada siapa-siapa namun untuk kepentingan pembangunan, baik sekolah maupun gereja,” ujar Bupati Mathius, mengawali sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mathius lebih rinci menjelaskan,  tentang tanggungjawab pemerintah terhadap pelayanan perkembangan kemampuan spiritual masyarakat Kabupaten Jayapura dalam bidang keagamaan.

Disampaikan, bahwa untuk mendorong hal ini maka pihaknya juga akan menyampaikan kepada pihak adat di tempat lain harus mempunyai sikap yang sama. Karena tanah ini Tuhan berikan untuk kesejahteraan, bukan untuk dipersoalkan.

“Jadi, ini luar biasa yang dilakukan oleh pak Ondo. Nanti mungkin bisa diikuti oleh pak (Ketua) Klasis untuk bisa memproses sertifikatnya. Kemudian pada saat meresmikan Gereja ini, dari pak Ondo sendiri yang akan menyerahkan langsung sertifikatnya di depan Gereja,” katanya.

 

Ditambahkan,  kalau pihak Sinode hadir, maka pasti Sinode akan menerima (sertifikat) tersebut, sebagai tanggungjawab masyarakat adat terhadap Gereja maupun pendidikan dalam hal ini SD, terangnya.

Bupati Mathius berharap,  agar pembangunan gedung itu dapat berjalan lancar, agar pekerjaan pelayanan Tuhan di lingkungan jemaat dapat terus berjalan. Baik itu pelayanan terhadap Tuhan maupun pelayanan terhadap sesama, ujarnya.

Jika pelayanan terus berjalan, Mathius meyakini Bumi Khenambay Umbay pasti didiami oleh orang-orang yang beriman, sehingga wilayah yang dipimpinnya itu bisa selalu dalam situasi yang kondusif, komunikasi antar umat beragama selalu baik, dan terciptanya toleransi umat beragama yang tinggi.

“Kepada seluruh anggota dan pimpinan jemaat di wilayah ini, selamat menjalankan tugas pelayanan, mari kita dukung pembangunan di daerah ini melalui talenta yang kita miliki masing-masing,” ajaknya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)