Gubernur Soedarmo Instruksikan Hotel dan Restoran Sajikan Makanan  Khas  Papua

272
Pergelaran kuliner khas Papua, Senin pagi, di main Hall Kantor Gubernur Dok II Jayapura. Erwin /HPP)
Pergelaran kuliner khas Papua, Senin pagi, di main Hall Kantor Gubernur Dok II Jayapura. Erwin /HPP)

Pemprov  Papua Terbitkan Instruksi Penyajian Makanan Lokal

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Penjabat Gubernur Papua Soedarmo resme menandatangani instruksi penyajian makanan lokal bagi hotel dan rumah makan yang ada di bumi cenderawasih.

Dengan diterbitkannya instruksi tersebut, maka setiap restoran dan hotel diwajibkan untuk menyajikan makanan lokal seperti sagu maupun umbi-umbian pada setiap iven,seperti  kegiatan kedinasan dan umum serta hal terkait lain.

Sagu Forna, saat untuk masak sagu bakar. Dalam sebuah kegiatan Festival Sagu di Toware Sentani (Foto Whens Tebay)

“Instruksi penyajian makanan lokal segera saya tandatangani. Selanjutnya instruksi akan diteruskan kepada semua kolompok usaha rumah makan, restoran maupun hotel-hotel agar menyediakan makanan lokal dari umbi-umbian sebagai pengganti nasi atau lainnya,” terang Gubernur Soedarmo, pada pagelaran kuliner khas Papua, Senin(14/5), di main Hall Kantor Gubernur Dok II Jayapura.

Selain kepada restoran dan rumah makan, instruksi ini juga akan disebarkan kepada seluruh Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi. Sehingga pada setiap kegiatan, wajib menyajikan makanan asli khas hasil bumi cenderawasih.

Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo . (Erwin /HPP)

“Yang pasti setelah instruksi ini terbit maka, wajib hukumnya kepada semua kelompok usaha untuk menyajikan makanan khas asli Papua”.

“Hal ini sangat penting, karena sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua untuk terus mempromosikan makanan khas asli daerah. Baik dari sagu, kopi, ubi-ubian maupuan makanan asli lainnya,” ucapnya.

Dia tambakan, tujuan memberdayakan makanan khas Papua ini selain untuk mengajar masyarakat gemar makan makanan lokal, tetapi juga untuk terus mempromosikan hasil bumi Papua, menjadi menu nasional bahkan internasional.

Papeda dan Ikan Mujair, siap disantap dengan hiloy (garpu bale papeda). (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

“Makanya, saya ajak semua pihak terus memberdayakan menu lokal ini. Sebab Papua memiliki potensi pangan lokal yang sangat besar. Serta dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat,” ucapnya.

Usai menandatangani instruksi penyajian makanan lokal bagi hotel dan restoran, Gubernur Soedarmo pun mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Papua, Forkompinda maupun seluruh undangan yang hadir, menikmati hidangan yang sebagian besar terbuat dari sagu dan ubi. Makanan lokal ini dipadukan dengan menu nasional. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)