Sekertaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua, Kenius Kogoya. (Geis /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  KONI Provinsi Papua terus mempersiapkan diri menghadapi PON XX yang menyisakan waktu lebih kurang dua tahun lagi. Setelah melakukan tes kesehatan terhadap para atlet proyeksi PON, kini dilanjutkan ketahap tes fisik.

Sekertaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua, Kenius Kogoya, mengatakan bahwa pada tahap tes fisik yang dilaksanakan di Universitas Cenderawasih (Uncen) akan diikuti oleh 461 atlet dari 32 Cabang Olahraga (Cabor)  yang telah dinyatakan lolos tes kesehatan beberapa waktu lalu.

Kadisorda Papua bersama para atlet. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

Tes fisik ini sesuai jadwad akan dilaksanakan dari tanggal 12 Mei hingga 18 Mei 2018, dimana pada hari Sabtu 12 Mei kemarin tes fisik hanya diperuntukan bagi cabang olahraga Dayung, dikarenakan Dayung memiliki kuota atlet lebih banyak dari cabang olahraga yang lain.

“Hari ini (red Sabtu) hanya ada 1 cabang olahraga yang mengikuti tes fisik, yaitu cabor Dayung. Itu karena mereka memiliki atlet yang cukup banyak dengan jumlah 95 atlet. Oleh karena itu satu hari diperuntukan buat atlet Dayung,” ungkap Kenius Kogoya.

Atlet Whusu Papua saat mendengar arahan dari Manajer Whusu Papua, Carol Renwarin. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua_

Sementara untuk hari ini, Senin 14 Mei sesuai dengan jadwal, ada 5 (lima) cabang olahraga yang akan mengikuti tes fisik. Yakni cabang olahraha Judo, Anggar, Kempo, Tarung Derajat dan Whusu dengan total atlet 81 orang.

Kenius juga menjelaskan bagi 81 atlet yang dinyatakan bermasalah dengan kesehatannya saat mengikuti tes kesehatan di Klinik Cito beberapa waktu lalu, dikatakan Kenius bahwa pihaknya akan menunggu keputusan dari tim dokter mana atlet yang masih bisa di sembuhkan dan mana yang tidak.

Salah satu atlet Papua, Abraham Elopere, menerima medali emas pada Kejurnas Paralimpik 2017, di Bandung Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (istimewa)

“Kita sudah rekrut dokter untuk para atlet, dan kita akan menunggu pemeriksaan mereka dulu, kita akan terima hasil mana atlet yang masih bisa kita sembuhkan agar bisa mengikuti tahapan tes fisik ini,” kata Kenius.

 

Selain itu, Kenius berharap agar para atlet yang telah mengikuti tes kesehatan agar bisa menjaga diri masing-masing agar saat penyelenggaraan para atlet tersebut tidak lagi terganggu pada kesehatan dan fisik.

“Tes kesehatan sudah selesai, dan sekarang tes fisik, semoga semuanya tidak ada masalah, agar bisa menyiapkan diri dalam persiapan latihan,” ungkapnya. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)