Suara Yahukimo Hanya Untuk LUKMEN, 12 Kepala Suku Ikut Berikan Restu

0
281
Gubernur Papua, Lukas Enembe bersama Masyarakat Yahukimo dalam sebuah kegiatan kampanye damai pada Pilgub Papua 2018 beberapa waktu sebelumnya. (Humas KPB)

 

Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe SIP.MH memberikan sambutan saat kampanye pertemuan terbatas di aula lapangan Papua Bangkit Dekai, Ibukota kabupaten Yahukimo, Senin (14/05/2018) kemarin. (ISTIMEWA)

YAHUKIMO (LINTAS PAPUA)  –   Pasangan Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe SIP.MH dan Klemen Tinal SE.MM alias LUKMEN dipastikan mendapat dukungan penuh dari masyarakat Kabupate Yahukimo, untuk kembali melanjutkan kepemimpinan mereka sebagai kepala daerah Papua periodenya yang kedua.

Hal ini diikrarkan langsung 12 Kepala suku yang ada di kabupaten Yahukimo saat kampanye pertemuan terbatas yang dihadiri langsung Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe SIP.MH dan rombongan di aula lapangan Yahukimo Bangkit Dekai, Ibukota kabupaten Yahukimo, Senin (14/04) kemarin.

Tanda dukungan bagi pasangan LUKMEN di Yahukimo sudah terasa sejak calon Gubernur Lukas Enembe dan rombongan Tim Koalisi Papua Bangkit (KPB) Jilid II mendarat dibandara Nop Goliath Dekai, sekitar pukul 13.00 Wit.

Ratusan masyarakat sudah menanti dipinggir bandara hingga sepanjang jalan, mengelukan nama LUKMEN sebagai pilihan mereka.

Sebelum mendatangi lokasi kampanye rapat terbatas di Lapangan Yahukimo Bangkit, Lukas Enembe yang setia didampingi sang istri Yulce Enembe dan rombongan tim KPB antara lain ketua tim kampanye KPB Yunus Wonda, Wakil Ketua tim KPB, Abock Busup, yang juga bupati Yahukimo serta ketua tim kampanye KPB kabupaten Yahukimo, Yulianus Heluka yang juga adalah Wakil Bupati Yahukimo, didaulat meresmikan sekretariat PKPI Yahukimo, sekaligus menjadi salah satu Sekretariat pemenangan LUKMEN di Yahukimo.

“Dengan peresmian posko sekretariat PKPI Yahukimo dan sekaligus menjadi Posko relawan pemenangan ini, maka seluruh posko pemenangan di Yahukimo mulai dibuka dan beroperasi secara resmi,” kata Lukas Enembe saat menggunting pita tanda peresmian.

Usai peresmian Posko dan sekretariat PKPI di Yahukimo itu, rombongan Calon Gubernur nomor urut 1, Lukas Enembe langsung bergegas menuju lapangan Yahukimo Bangkit.

Massa kian banyak berkumpul dan terus mengikuti rombongan Lukas Enembe dan seakan tak mau jauh dari idola mereka itu.

Mengawali dengan doa dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Wakil Ketua KPB, yang juga adalah Bupati Yahukimo, Abock Busup membuka rangkaian kampanye pertemuan terbatas dengan sambutannya.

“Hari ini saya dan pak Wakil Bupati sudah meminta izin secara resmi untuk kampanye. Selaku pimpinan  partai kami mau sampaikan bahwa Suara masyarakat Yahukimo sudah jelas untuk pasangan LUKMEN. Kami yang bicara jelas. Yang tidak jelas jangan percaya,” tegas Abock.

Apa yang diucapkan Abock Busup dipertegas lagi dengan naiknya 12 orang kepala suku yang ada di kabupaten Yahukimo, yang dengan lantang memastikan siap memenangkan pasangan LUKMEN di Yahukimo.

“Suara dari Yahukimo sejak tahun 2006, 2013 dan tahun 2018 ini akan kami perjuangkan dan serahkan untuk pasangan LUKMEN. Itu komitmen kami. Kali ini dua pasangan calon adalah sama-sama Putra terbaik Papua dan anak Pegunungan, kami yakin dan siap pilih LUKMEN karena sudah terbukti,” ujar Marome  Busup selaku kepala suku Yahukimo, diikuti pernyataan yang sama dari Sebelas kepala suku lainnya.

Apresiasi Antusiasme Warga Yahukimo

Sementara pasangan calon Gubernur Papua Nomor 1, Lukas Enembe yang didaulat memberikan sambutannya, langsung mendapat teriakan dukungan penuh dari massa yang hadir.

“Saya sangat berterimakasih dan apresiasi atas antusiasme yang tinggi warga Yahukimo yang ikut dan menjemput serta terus hadir sampai saat ini. Padahal, kita ini kampanye pertemua terbatas, tapi yang hadir ini sangat banyak. Ini antusiasme warga sehingga kami tentu tak bisa menyuruh warga untuk pulang,” kata Lukas membuka sambutannya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada masyarakat Yahukimo yang selalu memberikan kepercayaan dan suara mereka untuk pasangan LUKMEN.

“Keberhasilan yang saya capai juga adalah dari suara rakyat Yahukimo dan tahun ini juga saya yakin akan jadi suara dasar. Tentu kehadiran kami disini untuk kita bersama-sama mendukung LUKMEN melanjutkan kepemimpinan membangun Papua,” kata Lukas Enembe.

Dalam kesempatan itu Lukas Enembe juga menjelaskan, semasa sebagai seorang Gubernur, dirinya memang tak bisa datang untuk mengunjungi setiap distrik dan kampung seluruh Papua. Meski begitu, bersama pimpinan daerah dalam hal ini Bupati dan Wali Kota selalu berkordinasi untuk pembangunan Papua.

“Makanya hanya pasangan LUKMEN  yang memberikan dana 80 persen turun ke kabupaten dan Kota. Karena masyarakat ada disana. Orang Papua harus berubah, harus dari kemiskinan dan keterbelakangan.  Kalau dulu kita hanya jadi penonton dan jalan tertunduk, sekarang kita semua sejajar. Kita juga bisa,” tegasnya.

Lukas Enembe juga menyebutkan salah satu pekerjaan besar yang belum tuntas diantaranya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2020, yang memang adalah hasil kerja keras bersama pasangannya Klemen Tinal.

“Kita semua harus sukseskan PON di Tanah Papua. Pasangan LUKMEN hanya ingin masyarakat Papua yang Bangkit, Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan. Salah satunya juga Kami berani harus meminta negara dan PT Freeport Indonesia untuk memberikan kita saham. Kita orang Papua juga bisa. Mari gandeng tangan bangun Papua,” ajak Lukas Enembe.

Ditempat yang sama, Ny, Yulce Enembe yang adalah anak asli kabupaten Yahukimo berkesempatan memberikan sambutan dan apresiasi serta rasa terimakasihnya kepada masyarakat Yahukimo yang dengan tulus dan ikhlas selalu mendukung pasangan LUKMEN.

“Saya percaya masyarakat Yahukimo selalu mendukung LUKMEN. Saya berterimakasih atas kepercayaan itu dan pasangan LUKMEN membuktikan dengan membangun Papua dengan berbagai terobosan dan kebijakan pro rakyat. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih dan hanya Tuhan yang bisa membalas keiklhlasan masyarakat dan saudara saya di Yahukimo,” kata Ny Yulce.

KAmpanye Terbatas Ditutup oleh Ketua KPB Yunus Wonda yang kembali mengingatkan masyarakat Yahukimo untuk mengawal proses pemilihan dan pemungutan suara pada tanggal 27 Juni mendatang. (Humas KPB)