Ricky Ham Pagawak  Giat Kampanye  Kemenangan di Lima Distrik

0
794
Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com )
Calon Tunggal Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak. (Eveerth Joumilena /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Masa kampanye yang masih berlansgung dengan jangka waktu yang lama, menuntut calon tunggal Bupati Mamberamo Raya, Ricky Ham Pagawak giat lakukan kampanye mengelilingi lima distrik yang ada.

“Waktunya hingga Juni, sehingga dengan jumlah distrik yang sedikit, saya membagi bersama calon wakil bupati, kita membagi masing – masing dua distrik dan satu distrik kampanye bersama,” ujar Calon Bupati Mamberamo Raya, Ricky Ham Pagawak, saat di temui di Sentani, Selasa (15/5/2018)

Sebagaimana diketahui Kandidat petahana pada pilkada serentak 2018 di Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng), Papua, “memborong” semua partai politik (parpol) yang memiliki total 20 kursi di DPRD setempat. Pasangan petahana tersebut, yakni  Ricky Ham Pagawak dan Yonas Kenelak didukung oleh tujuh partai yang memiliki kursi di DPRD setempat.

Ricky Ham Pagawak dan Yonas Kenelak didukung oleh tujuh parti politik yang memiliki kursi di DPRD setempat. Jadi, semua parpol yang punya kursi mendukungnya. (Foto Berius Kogoya)

Berdasarkan informasi terkini dari KPU Mamberamo Tengah, petahana Ricky Ham Pagawak dan Yonas Kenelak didukung oleh tujuh parti politik yang memiliki kursi di DPRD setempat. Jadi, semua parpol yang punya kursi mendukungnya.

 

“Minggu kemarin saya sudah kampanye dan minggu ini giliran wakil juga melakukan hal yang sama, namun kita bisa melakukan lia sampai enam kali dalam satu distrik, sehingga masyarakat mengatakan bahwa tak perlu kampanye, sebab pembangunan yang sebeljumnya kami lakukan telah terbukti,” kata Calon Bupati Petahana ini.

Ricky Ham Pagawak mengatakan ada visi dan misi   diantaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merupakan bagian dari kualitas masyarakat, dan untuk mewujudkan kualitas masyarakat adalah membangun sumber daya manusia yang sehat jasmani rohani, sosial, dan memiliki tingkat pendidikan serta kompetensi yang tinggi.

“Apabila masyarakat mempercayakannya untuk menjadi bupati lagi,maka dirinya bersama wakil untuk yang pertama yang akan dilakukan adalah pembangunan mental, spiritualbagi masyarakat Mamberamo Tengah,” katanya.

Yang kedua menciptakan peluang bagi masyarakat untuk mereka mendapat kesempatan untuk belajar dan disiapkan oleh Pemerintah langsung.

“Jadi kita berikan peluang kepada masyarakat untuk mendapat pendidikan khusus sehingga dari situ mental mereka dapat dibina secara rohani dan juga secara pendidikan formal serta pemerintah menyiapkan informasi yang baik untuk masyarakat sehingga mereka bisa dapat pengetahuan yang lebih layak,” jelasnya.

Tentunya, Kata Calon Petahan ini, akan melanjutkan pondasi pembangunan yang telah diletakan lima tahun sebelumnya, yakni pembangunan infrastruktur jalan dari Wamena ke Kobakma dan Kobakma ke Elelim, yang mana kurang lebih kurang 13 Kilo Meter lagi. “Terlebih jalan dari Mamberamo ke Mamberamo Tengah yang harus kita buka isolasi, sehingga potesni ikan dan buaya serta hasil alam dari Mamberamo Raya bisa jual di Wilayah Pegunungan,” katanya menjelaskan visi – misinya.

Sementara salah satu indikator untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, jika terpilih nanti strategi yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kobakma adalah Calon Wakil Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah,  Yonas Kenelak mengatakan, selama lima tahun,pihaknya sudah membangun ruko sebanyak tiga puluh pintu,dengan pembagiannya 70 persen, untuk anak daerah,dan tiga puluh persen untuk masyarakat Non Papua,dengan 70 persen bagi masyarakat asli mamberamo tengah itu disertai dengan bantuan modal usahanya.

“Apabila masyarakat mempercayai kami lima tahun kedepan maka kami sudah komitmen untuk membangun 60 pintu ruko lagi,dan pembagiannya juga sama 70 persen untuk anak daerah,30 persen untuk masyarakat Non Papua.Anak daerah tetap kami berikan modal usahanya supaya kami mau masyarakat Kabupaten Mamberamo Tengah itu maju sama dengan masyarakat didaerah daerah lain.”ungkapnya.

 

Ketika ditanyakan terkait kondisi masyarakat dengan peristiwa kebakaran kantor KPU Mamberamo Tengah, dirinya menilai bahwa aparat keamanan kurang tegas dalam menyikapi aksi – aksi yang terjadi, sehingga terkesan ada proses pembiaran, karena sebelum terjadi kebakaran sudah terjadi aksi selama seminggu lebih.

Suasana Pendaftaran Pasangan HANAS di Kobakma, Mamberamo Tengah . (Foto Berius Kogoya)

“Saya belum pernah berkomentar, namun saya kecewa dengan aparat keamana yag membiarkan aksi  berlarut – larut hingga terjadi insiden yang merusak nilai sejarah demokrasi pembangunan kantor KPU Mamberamo Tengah,” tuturnya.

 

Ricky Ham Pagawak mengakui, , dirinya sebagai orang yang pernah menggagas pembangunan kantor KPU Mamberamo Tengah, apalagi yang pertaa dalam sejarah menjadi milik KPU, namun semua dirusak oleh oknum – oknum yang tidak mencintai demokrasi.

“Masalah ini tetap kami ikuti hingga meminta Kapolri melalui Kapolda dan Kapolres, agar segera mengusut tuntas dan menindak tegas para pelakukanya, sebab masyarakat juga menantikan kepastian aparat dalam bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan tersebut,” pesannya. (Eveerth Joumilena)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here