Zadrak Yaboisembut, saat mengikuti turnamen tenis meja di Kabupaten Raja Ampat belum lama ini. (ISTIMEWA)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Seorang atlet tenis meja asli putra Papua kelahiran Kabupaten Jayapura, Zadrak Yaboisembut, asal Kampung Doyo Baru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura. Kembali berhasil mengukir prestasi dan membawa nama Bumi Khenambay Umbay di kancah olahraga Nasional untuk mengikuti kejuaraan Tenis Meja antar club di Jakarta.

Zadrak Yaboisembutsaat yang berusia 15 tahun ini duduk di kelas VIII di salah satu SMP di Jakarta. Menyumbang sebuah medali bagi Kabupaten Jayapura di ajang Piala Bupati Raja Ampat Cup Tahun 2018, di Kabupaten Raja Ampat, awal Mei 2018.

“Anak saya bernama Zadrak Yaboisembut itu memang mempunyai bakat di tenis meja, sambil sekolah dia juga latihan disana (Jakarta). Walaupun anak saya ini bersekolah disana, pasti selalu mengikuti pertandingan-pertandingan di Jakarta dengan membawa nama Kabupaten Jayapura,” ujar Ayah kandung Zadrak Yaboisembut, Yusuf Yaboisembut ketika ditanya wartawan harian ini, di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (12/5/2018) sore lalu.

 

 

Disampaikan, kadang kala juga ada pertandingan di Jayapura pasti pengurus tenis meja membiayai anak saya untuk datang bertanding disini.

 

“Begitupun saat ada pertandingan di Raja Ampat, pengurus tenis meja yang ada disini membiayai anak saya untuk datang bertanding mewakili Kabupaten Jayapura,” katanya.

 

Diakui, usai bertanding dan juga menyumbangkan medali, langsung anaknya  bertolak lagi ke Jawa guna mengikuti kejuaraan tenis meja antar club.

 

Lebih lanjut Yusuf Yaboisembut menjelaskan, keberhasilan putra ketiganya Zadrak Yaboisembut di beberapa iven kejuaraan tingkat provinsi dan nasional, telah membawa nama baik provinsi Papua, khsusunya Kabupaten Jayapura di geliat tenis meja baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Untuk bisa meraih medali di kejuaraan antar club di Jakarta, maupun kejuaraan di tingkat provinsi tersebut tidaklah mudah. Karena harus bersaing dengan atlet tenis meja lain dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia. Sehingga tidak salah, jika raihan prestasi di tingkat provinsi dan nasional itu, dapat mengangkat nama besar Kabupaten Jayapura di level provinsi dan nasional, imbuh pria yang berdomisili di Perumahan Pemda Kabupaten Jayapura, Doyo Baru.

Untuk itu, Yusuf Yaboisembut berharap, raihan prestasi yang di capai Zadrak tersebut, minimal bisa dipertahankan, atau bahkan ditingkatkan. Sehingga prestasi anak-anak Bumi Khenambay Umbay di level nasional bisa terus meningkat.

“Saya sebagai orang tuanya berharap kepada Zadrak ini bisa menekuni tenis meja ini dengan baik disana, kalau bisa dia menjadi pemain tenis meja handal seperti senior-seniornya dan menjadi pemain dengan raihan prestasi untuk bisa membawa nama daerah,” harapnya.

 

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PTMSI Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung mengatakan, dirinya selaku Ketua Pengcab sungguh sangat berbesar hati, bahwa ada anak-anak asli putra daerah yang sudah mulai menekuni cabang olahraga tenis meja ini.

“Dengan adanya, atlit tenis meja atas nama Zadrak Yaboisembut, yang sudah setahun lamanya berlatih di Jakarta. Dan, atlet Zadrak ini juga telah memperkuat PTMSI Kabupaten Jayapura di dalam perebutan medali di iven Bupati Raja Ampat Cup Tahun 2018 yang tidak bisa berlama-lama dengan kami, karena Zadrak telah kami berangkatkan terlebih dahulu menuju Jakarta untuk mempersiapkan dirinya guna mengikuti kejuaraan tenis meja antar club, ujarnya.

Ruddy menyampaikan, selain Zadrak Yaboisembut, juga ada beberapa atlit tenis meja yang berasal dari putra daerah yakni Metu Sala dan Elly Yaboisembut.

“Ya, dua atlet (Metu Sala dan Elly Yaboisembut) saat ini sedang kami bina secara intensif pada pembinaan PTMSI Kabupaten Jayapura, imbuhnya.

“Jadi saya selaku Ketua Pengcab dan beberapa teman pengurus PTMSI, untuk tahun ini kami ada membuat satu program khusus, yakni Tenis Meja masuk sekolah. Dengan harapan dan tujuan, bahwa program ini bisa memperoleh dukungan yang positif dari pihak Pemkab Jayapura maupun instansi terkait yang membidangi olahraga dan pendidikan, paparnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)