Benhur Tomi Mano Tegaskan Jangan Ada Sampah di Kali Acai

0
561
Gotong royong bersihkan sampah Kali Acai antara Pemkot Jayapura, TNI dan Polri. (Elsye Sanyi /HPP)
Gotong royong bersihkan sampah Kali Acai antara Pemkot Jayapura, TNI dan Polri. (Elsye Sanyi /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari sampah, kembali berbagai elemen masyarakat secara gotong-royong melakukan kerja bhakti bersama yang diakomodir oleh Dandim 1701/Jayapura dengan tema kegiatan TNI Peduli Lingkungan kerjasama Pemkot Jayapura, yang difokuskan pada Kali Acai Distrik Abepura, Sabtu (12/5/2018) kemarin.

 

Kegiatan peduli lingkungan tersebut melibatkan 1100 warga Kota Jayapura yang terdiri dari jajaran TNI/Polri, ASN Pemkot Jayapura, stakeholder dan masyarakat umum.

 

Tampak antusias warga bergotong-royong membersihkan sampah-sampah yang berada disepanjang Kali Acai baik dari Jalan Utama hingga ke muara Teluk Yotefa.

 

Kegiatan TNI Peduli Lingkungan kerjasama Pemkot Jayapura disepanjang Kali Acai itu dipimpin langsung oleh Dandim 1701/Jayapura Letkol. Inf. Nova Ismailiyanto, bersama Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM dan Kapolresta Jayapura Kota AKBP. Gustav R. Urbinas.

 

“Saya harapkan Kali Acai betul-betul bersih tanpa sampah,  biarlah air yang mengalir,” tandas Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM

 

Untuk mengantisipasi menumpuknya sampah di Kali Acai, maka Mano mengatakan pihaknya akan memasang papan bicara. “Kalau boleh juga RT/RW setempat, tiap satu minggu sekali harus mengimbau warganya dari ujung ke ujung supaya jangan membuang sampah ke dalam Kali Acai,” tegas Mano.

 

“Seperti yang telah saya amati tadi, sudah ada limbah-limbah dari pabrik tahu-tempe serta limbah ternak seperti babi yang semuanya itu bermuara ke Kali Acai. Saya minta hal itu diberhentikan dan stop, jangan jadikan kali sebagai pembuangan limbah,” sambungnya dengan tegas.

 

Maka itu, Mano berharap kepada Kepala Distrik, Kelurahan dan RT/RW setempat bisa berperan aktif untuk selalu mengingatkan warganya supaya jangan menjadikan Kali Acai sebagai tempat pembuangan sampah. Agar masyarakatnya yang tinggal di Kampung Tobati dan Enggros tidak tercemar dengan sampah dari perkotaan.

 

“Kita akan menata indah Kali Acai sebagai tempat wisata dan rekreasi dengan berbagai aktifitas yang dapat dilakukan seperti memancing ikan, lomba dayung dan lain sebagainya. Dan saya akan minta Dinas Perikanan Kota Jayapura untuk memasukkan ikan ke dalam Kali Acai itu,” paparnya.

 

Disamping itu, atas nama Pemkot Jayapura, Mano menyampaikan ucapan terima kasih Kepada Pangdam beserta seluruh jajarannya, termasuk pihak Polri, LSM dan Komunitas peduli lingkungan yang sudah ikut peduli dengan kebersihan dan yang selalu membantu Pemkot Jayapura.

 

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1701/Jayapura Letkol. Inf. Nova Ismailiyanto mengatakan kegiatan TNI Peduli Lingkungan merupakan suatu bentuk aksi yang bersifat nasional dibeberapa daerah, terutama sasaran terpilihnya lokasi aksi sebagai icon daerah, yang salah satunya dilakukan di Papua, yakni Kali Acai di Kota Jayapura.

 

“Melihat dari konstruksi dan juga aliran air dari ujung hingga ke Teluk Yotefa, Kali Acai memiliki potensi wisata yang sangat tinggi untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Kota Jayapura, sehingga dijadikan salah satu sasaran terpilihnya untuk lingkup nasional,” lanjutnya.

 

Ismailiyanto juga menambahkan bahwa aksi TNI peduli kebersihan merupakan salah satu tugas TNI dalam membantu Pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas kesejahteraan termasuk kesehatan masyarakat.

 

Dengan berkekuatan 1100 orang, dirinya mengungkapkan bahwa kegiatan itu merupakan tahap awal yang dilakukan dalam penyelesaian persoalan yang sifatnya menengah. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here