Peserta terdiri dari marbot, juru masak pondok pesantren, imam masjid, penyuluh agama, perwakilan ormas, aktivis masjid dan wartawan. kegiatan ini merupakan program pemerintah kota Jayapura yang di danai APBD. (Fransisca /Lintas Papua)

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM.,  memberangkatkan 13 orang untuk ibadah Umroh ke tanah Suci Mekah selama 14 hari, yang dilepas di Aula LPTQ Kotaraja Jayapura, Rabu(9/5/2018).

Peserta terdiri dari marbot, juru masak pondok pesantren, imam masjid, penyuluh agama, perwakilan ormas, aktivis masjid dan wartawan. kegiatan ini merupakan program pemerintah kota Jayapura yang di danai APBD.

Ketua MUI Kota Jayapura, Drs. Kyai Haji Ma’mun Sulham menyampaikan, bahwa  kesiapan para peserta Umroh program pemerintah kota Jayapura dan semua yang berangkat belum ada yang haji, namun juga semua telah siap dan sehat – sehat.

“Semua peserta program ini belum ada yang haji. Seluruh peserta sehat- sehat, Sudah melakukan bimbingan manasik haji, latihan dan pembinaan teori tiga kali di Kota Jayapura, setelah hari ini mereka menerima uang saku dari pak walikota, akan diberangkat tanggal 11 Mei 2018, menuju surabaya dan di lakukan pembinaan manasik satu kali, agar seluruh ibadah sah dan tidak ada kekeliruan lagi, kami mengucapkan terimakasih untuk penyertaan bapak Wali kota dan bapak wakil Wali kota.”katanya.

Wali Kota Jayapura, DR. Drs. Benhur Tomi Mano, MM., menjelaskan proses kegiatan Umroh ini kepada para peserta Umroh seluruhnya adalah orang pilihan yang di tunjuk langsung Oleh Walikota. (Fransisca /Lintas Papua)

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama kota Jayapura, H. Samsudin menuturkan, bahwa pentingnya kepada peserta untuk memanfaatkan kesempatan Umroh ini dengan baik

“Hari ini adalah pelepasan special, di hadiri walikota dan Wakil walikota, bapak bapak yang berangkat kali ini pilihan pemerintah kota, karena banyak saudara kita ingin ibadah, namun belum mendapatkan kesempatan. Kesempatan ini adalah kesempatan mahal, bisa melaksanakan awal puasa ditanah suci, apa yang menjadi hasil bisa di aplikasikan untuk lingkungan sekitar. Nanti ikuti aturan yang ada,bapak ibu harus cepat, ikuti pembimbing, jaga nama baik, lengkapi dengan dokumen diserahkan ketua rombongan.”ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, DR. Drs. Benhur Tomi Mano, MM., menjelaskan proses kegiatan Umroh ini kepada para peserta Umroh seluruhnya adalah orang pilihan yang di tunjuk langsung Oleh Walikota.

“Kegiatan ini saya buat untuk yang belum umroh, untuk para pemimpin umat, seluruhnya saya yang menentukan, dan satu orang wartawan yang akan menyampaikan informasi selama di sana. Saya ingin orang-orang di kota Jayapura bertakwa, dan bermanfaat bagi masyarakat Jayapura sesuai slogan kita, dan mampu mewujudkan kota beriman,” jelas Benhur Tomi Mano, yang sering dijuluki BTM..

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jayapura dua periode ini mengungkapkan kekecewaannya kepada peserta MTQ Kota Jayapura  yang tidak pernah menang, sehingga menjadi pertanyaan bagi Wali Kota Jayapura, apa yang salah ???.

“”Ikuti lomba MTQ tidak pernah menang, apa yang salah? Saya datangkan pelatih dari Jakarta tapi belum pernah menang, kota Jayapura lengkap fasilitas, kurangnya apa sih? Saya harapkan para kafilah bisa mewakili kota kita di tingkat Nasional,” katanya.

Dirinya berharap, adanya koordinasi dan evaluasi kembali, sehingga membuka jalan agar MTQ kita membanggakan kota Jayapura kedepan.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan pelepasan keberangkatan diikuti dengan penyerahan uang saku kepada 13 peserta Umroh. (Fransisca)