Sprinter Andalan Papua Berguguran di Kejurnas Jakarta

0
605
Sprinter Papua saat bertanding di Kejurnas U-18, U-20 dan Senior yang berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin, (07/05/2018) kemarin. (Geis /HPP)
Sprinter Papua saat bertanding di Kejurnas U-18, U-20 dan Senior yang berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin, (07/05/2018) kemarin. (Geis /HPP)

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  – Sprinter-sprinter Papua yang turun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas)  U-18, U-20 dan Senior,  belum menunjukan ketajaman mereka dan kalah jauh dari Provinsi lain dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) U-18, U-20 dan Senior yang berlangsung di Stadion, Madya, Senayan, Jakarta, Senin, (07/05/2018) kemarin.

Dihari pertama kejuaraan dibeberapa seri Papua harus tertinggal jauh dari sprinter-sprinter dari Provinsi lain dalam kejurnas terebut. Franklin Burumi dkk harus mengubur impian untuk bisa bersaing dengan pelari-pelari dari NTB, Sumatera Barat dan Jawa Timur yang mendominasi nomor sprint.

Atlet Papua yang turun yakni Franklin Burumi, Lot Roy, Maurids Rawar di nomor 100 meter, harus mengakui keunggulan sprinter dari daerah lain, begitupun juga dengan sprinter nomor 400 meter seperti, Dominikus Ndiken, Herman Bitibalyo, Bandus Andarek, Hartaban Nunaki dan Mathen Matay.

Sedangkan untuk Sprinter putri seperti Starly Womsiwor, Selly Yarangga, Janet Patay, Selestina B. Komot, Margina Asyerem, Rumini Rumbewas, Debora Kadam tidak mengikuti pertandingan karena mereka tidak hadir dalam kejurnas tersebut.

Sedangkan untuk atlet lain yang turun di U-20 seperti Tomy K. Gobay, Selsius Gebze, Krisdianto Makringo (tidak hadir), Alexander Ndiken juga harus mengakui sprinter-sprinter dari daerah lain.

 

“Hal ini membuat PASI Papua sepertinya harus bekerja ekstra untuk menyiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX tahun 2020 di Papua khusus dinomor sprinter,” tandasnya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here