Hans Magal – Abdul Muis Dinyatakan TMS di Pilkada Mimika

0
1401

TIMIKA (LINTAS PAPUA)   –   Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua menyatakan pasangan calon Hans Magal-Abdul Muis (HAM) tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai calon bupati-wakil bupati pada Pilkada Mimika 2018.

Ketua KPU Papua Adam Arisoi yang dihubungi dari Timika, Rabu, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah KPU Papua melakukan koreksi atas keputusan KPU Mimika sebelumnya yang menyatakan pasangan HAM menjadi salah satu peserta Pilkada 2018 dengan nomor urut empat.

“Kami sudah mengambil keputusan melalui rapat pleno setelah melakukan koordinasi dengan KPU RI. Jika dari keputusan tersebut pasangan yang bersangkutan tidak dapat menerimanya, silahkan mereka bisa melakukan upaya hukum,” jelas Adam.

Ia mengatakan koreksi terhadap keputusan KPU Mimika dilakukan menyusul adanya perintah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam keputusannya pada 18 April 2018 yang mewajibkan KPU Papua dan KPU RI melakukan koreksi kembali atas keputusan yang dibuat oleh KPU Mimika sebelumnya yang menyatakan pasangan HAM memenuhi syarat sebagai calon bupati-wakil bupati Mimika.

Dengan telah dilakukannya koreksi atas keputusan KPU Mimika Nomor 17/HK.03.1Kpt/9109/KPU-Kab/V/2018 tentang perubahan kedua atas putusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mimika Nomor 12/HK.03.1-Kpt/9108/KPU-Kab/IV/2018 tentang penetapan pasangan calon dalam Pilkada Mimika Tahun 2018 maka KPU Papua akan mengembalikan status lima komisioner KPU Mimika yang sebelumnya diberhentikan sementara waktu oleh DKPP.

“Status komisioner KPU Mimika yang sebelumnya diberhentikan sementara waktu akan diaktifkan kembali untuk melaksanakan tahapan Pilkada berikutnya,” jelas Adam.

Menurut dia, tidak ada hambatan apapun dalam melaksanakan tahapan Pilkada Mimika mengingat Pemkab setempat telah mencairkan dana sebesar Rp30 miliar untuk mendukung penyelenggaraan pesta demokrasi langsung tersebut.

Komisioner KPU Papua, Tarwinto mengatakan KPU Papua telah mempertimbangkan berbagai aspek sebelum mengambil keputusan yang menyatakan pasangan HAM TMS.

“Sebelum mengumumkan keputusan ini, kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak keamanan agar tidak sampai berdampak luas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat di Kabupaten Mimika,”  kata Tarwinto.

Pasangan HAM maju dalam Pilkada Mimika 2018 dari jalur perseorangan.

Selain pasangan HAM, terdapat empat pasangan lainnya dari jalur perseorangan yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon bupati-wakil bupati Mimika dalam Pilkada 2018 yaitu pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edowai (Petraled), pasangan Robertus Waraopea-Albert Bolang (RnB), pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra (MuSa), dan pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Way (MarYus).

Pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Way (MarYus). (MFK Facebook)

Satu-satunya paslon yang diusung oleh koalisi partai politik pada Pilkada Mimika 2018 yaitu petahana Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johannes Rettob (OmTob).

Pasangan OmTob didukung sembilan dari 10 parpol yang memiliki kursi di DPRD Mimika, ditambah tiga parpol non seat lainnya.

Sebelumnya mejelis DKPP yang dipimpin oleh Harjono dengan anggota Muhammad, Alfitra Salam, Teguh Prasetyo dan Ida Budhiati dalam keputusannya pada 18 April 2018 menjatuhkan sanksi peringatan keras terhadap lima komisioner KPU Mimika yang terdiri atas T Ocepina Magal, Alfrets Petupetu, Yoe Luis Rumaikewi, Derek Motte dan Reinhard Gobai.

Tidak itu saja, DKPP juga menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara kepada Ketua dan anggota KPU Mimika tersebut sampai keputusan KPU Mimika terkait syarat pasangan calon Hans Magal-Abdul Muis dalam Pilkada Mimika 2018 dikoreksi oleh KPU Papua dan KPU RI selambat-lambatnya tujuh hari terhitung sejak putusan DKPP dibacakan.

Pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Way (MarYus)., saat pencabutan nomor urus bersama Komisioner KPU Papua yang mengambil alih tahapan Pemilukada Mimika. (MFK Facebook)

Pengaduan terhadap lima komisioner KPU Mimika diajukan oleh pasangan Eltinus Omaleng-Johannes Rettob melalui kuasa hukumnya Prof DR Yusril Ihza Mahendra dari Lembaga Ihza & Ihza Law Firm Jakarta.

Pasangan Omaleng-Rettob dalam pengaduannya mempersoalkan keputusan KPU Mimika pada 18 Februari 2018 yang menetapkan pasangan Hans Magal-Abdul Muis sebagai pasangan calon yang ikut berkompetisi pada Pilkada Mimika 2018 lantaran Abdul Muis pernah menjabat Bupati Mimika tahun 2013 berdasarkan Surat Keputusan Mendagri Nomor: 131-91-2794 tanggal 13 April 2013.

Pasangan Petrus Yanwarin – Alpius Edowai (Petraled), (ISTIMEWA)

Keputusan KPU tersebut dinilai menyalahi ketentuan Pasal 7 huruf O UU Nomor 1 Tahun 2015 juncto Pasal 4 ayat (1) huruf P Perarutan KPU RI Nomor 15 Tahun 2017 terkait pencalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota. (LKBN ANTARA/ ant/ej/ Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here