George Gebze Raih Perak Pertama untuk Papua

0
568
George Gebze (kanan) saat foto bersama pelatih sekaligus ayahnya, Vinsensius Gebze usai pengalungan medali di Stadion, Madya, Jakarta, Senin (07/05/2018) kemarin. (Geis / HPP)
George Gebze (kanan) saat foto bersama pelatih sekaligus ayahnya, Vinsensius Gebze usai pengalungan medali di Stadion, Madya, Jakarta, Senin (07/05/2018) kemarin. (Geis / HPP)

JAKARTA  (LINTAS PAPUA)  – George  Gebze dari nomor tolak peluru kelas remaja, berhasil menyumbangkan medali perak pertama bagi Papua dalam Kejuaraan Nasional Atletik U-18, U-20 dan Senior yang berlangsung di Stadion, Madya, Senayan, Jakarta, Senin, ( 07/05/2018) pagi  kemarin.

 

Pelatih Tolak Peluru Vinsensius Gebze mengatakan bahwa Syor sendiri disiapkan belum terlalu lama dan baru sekitar dua tahun saja untuk berlatih.

Sprinter Papua saat bertanding di Kejurnas U-18, U-20 dan Senior yang berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin, (07/05/2018) kemarin. (Geis /HPP)

“Saya sebagai pelatih dari anak George dia ini belum berlatih terlalu lama, jadi prorgam yang kita buat juga belum terlalu maksimal untuk dia. Program beban juga belum kita paksakan untuk dia karena atlrt yang bersangkutan baru Usia 15 Tahun,” Ujar Vinsensius Gebze yang juga adalah ayah dari George Gebze kepada HPP di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (07/05/2018) pagi kemarin.

 

“Ini medali pertama untuk dia dan juga Papua. Kalau untuk PON kita belum. Tujuan kita membina untuk jangka panjang, karena anak ini baru berusia 15 tahun jadi yang senior diatas dia masih ada, jadi kami persiapan dia untuk kedepan dan pastinya untuk PON 2024 baru dia bisa punya andil disitu,” jelasnya.

 

Sementara itu peraih medali dari nomor lempar usia Remaja George Gebze mengaku senang dan bangga bisa menyumbangkan medali pertama bagi dirinya pribadi dan juga lebih khusus Papua. George finis di urutan kedua dengan hasil tolakan 13. 43 meter dibawa pesaingnya dari Sumater Selatan Riski Putra nomor dada 341 dengan hasil tolakan 14. 34 meter  sedangkan urutan tiga ditempati Arryo Ilham Samudra dari Kalimantan Selatan dengan tolakan 13.28 meter.

 

 

“Saya rasa senang dengan hasil yang sudah saya raih dengan mendapatkan medali Perak pertama yang disumbangkan bagi kontingen Papua dari nomor tolak remaja dan saya cukup puas dengan hasil ini,” urainya.

 

Lanjutnya kedepan dia akan berlatih lebih giat lagi untuk persiapan kejuaraan-kejuaraan selanjutnya.”Saya akan berlatih lebih giat lagi untuk fokus kepada iven-iven yang lain kedepan, bila ada kejurnas dan kejurda,” tutupnya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here