BPS Papua Jelaskan Fenomena Ekonomi dan Peningkatan Jumlah Penduduk Kerja

0
1330
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, menyampaikan berita resmi statistik, pertumbuhan ekonomi Papua tiga bulan pertama di tahun 2018, Indeks pembangunan Manusia provinsi Papua 2017, keadaan ketenagakerjaan Provinsi Papua Februari 2018, Indeks tendenti konsumen provinsi Papua Tiga bulan pertama tahun 2018, di kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Jayapura, Senin(7/5/2018). (Franssica/LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, menyampaikan berita resmi statistik, pertumbuhan ekonomi Papua tiga bulan pertama di tahun 2018, Indeks pembangunan Manusia provinsi Papua 2017, keadaan ketenagakerjaan Provinsi Papua Februari 2018, Indeks tendenti konsumen provinsi Papua Tiga bulan pertama tahun 2018, di kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Jayapura, Senin (7/5/2018).

Kepala Bidang Nerwilis BPS, Eko Mardiana, SE, menyampaikan bahwa Pertumbuhan Ekonomi Papua tiga bulan pertama 2018, tumbuh 28,93 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, menyampaikan berita resmi statistik, pertumbuhan ekonomi Papua tiga bulan pertama di tahun 2018, Indeks pembangunan Manusia provinsi Papua 2017, keadaan ketenagakerjaan Provinsi Papua Februari 2018, Indeks tendenti konsumen provinsi Papua Tiga bulan pertama tahun 2018, di kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Jayapura, Senin(7/5/2018). (Franssica/LintasPapua.com)

“Kondisi yang mempengaruhinya adalah, adanya daerah pertanian melaksanakan panen, lalu ada perpanjanagan ijin Freeport, putusnya cable optik Telkomsel, kegiatan Freeport tergantung import, Papua sedang melaksanakan Pilkada, uang mendorong pertumbuhan semua lapangan kerja dan yang tertinggi adalah bidang pertambangan. perekonomian Papua mengalami peningkatan di bandingkan tahun 2017,” ujar Eko dalam keterangan pers tersebut.

Eko juga menambahkan,  informasi Indeks pembangunan Manusia(IPM) Provinsi Papua tahun 2017

“IPM papua 2017 mencapai 59,09 yakni kualitas kesehatan, pendidikan,dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat Papua mengalami peningkatan yang artinya Bayi yang lahir tahun 2017 mempunyai harapan hidup lebih lama di bandingkan sebelumnya,” jelasnya.

Kepala Bidang Statistik Sosial, Bagas Susilo, S.ST,M.Si, menjelaskan keadaan ketenagakerjaan Provinsi Papua Februari 2018, dimana tingkat penganguran Provinsi Papua pada bulan Februari 2018 turun sebesar 1,05 persen di banding tahun lalu. (Fransisca/LintasPapua.com)

Ditambahkan, bahwa anak usia sekolah memiliki pendidikan selama 10,54 tahun, sedangkan penduduk usia kerja telat menempuh pendidikan lebih,pada tahun 2017 masyarakat Indonesia memenuhi kebutuhan hidup dengan rata rata pengeluaran per kapita sebesar Rp. 6.996 juta  per tahun, meningkat Rp. 359 ribu  dibanding tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, Eko Madiana menjabarkan, pula Indeks Tendensi Konsumen Provinsi Papua Triwulan satu tahun 2018

“Indeks tendensi konsumen Papua tiga bulan awal tahun 2018 sebesar 97,82 yang berarti kondisi ekonomi konsumen mengalami penurunan dengan optimise yang juga menurun di banding tiga bulan terakhir sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Sosial, Bagas Susilo, S.ST,M.Si, menjelaskan keadaan ketenagakerjaan Provinsi Papua Februari 2018, dimana tingkat penganguran Provinsi Papua pada bulan Februari 2018 turun sebesar 1,05 persen di banding tahun lalu.

“Penduduk yang bekerja di Papua pada Februari 2018 mencapai 1.797.668 orang, bertambah 98.597 orang di banding Agustus 2017 dan juga meningkat 113.279 orang di banding keadaan setahun yang lalu, Februari 2017,”jelasnya.(Fransisca).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here