Tiba di Mappi, JWW Disambut Gembira Masyarakat 

0
621

KEPI (LINTAS PAPUA) –  Masyarakat kabupaten Mappi menyambut gembira kehadiran Calon Gubernur Papua pasangan nomor urut 2 John Wempi Wetipo di daerah itu, Kamis (3/5).

JWW bersama rombongan tiba di Kepi, Ibukota Kabupaten Mappi dengan pesawat Susi Air dari Meraike.

Saat turun dari pesawat para Kepala Suku wilayah Kepi sudah menunggu di area parkir pesawat. begitu JWW turun dari pesawat, kepala suku Yakai,  Kornelis Kaimu langsung mengenakan topi kebesaran kepada JWW kemudian kepala suku Sumagai, Paulus Sumagai menyerahkan Noken dan Jai (pisau tulang kasuari) kepada JWW. Kemudian mewakili kepala suku Pengunungan Tegah yang tinggal di Mappi, Veronika Bapaimu Hubi memberikan Noken buat JWW.

Kornelis Kaimu mengatakan masyarakat adat Mappi memberikan penghargaan kepada JWW berupa pakai adat masyarakat setempat dan alat perang, karena kami menghargai sekali kedatangan beliau ke daerah kami. Dan harapan kami kepada JWW setelah menjadi Gubernur Papua untuk memekarkan provinsi Papua selatan.

” Selama ini kami di Papua selatan ini adalah orang yang terlupakan, jadi kalau bapak sudah gubernur Papua, maka kami minta bapak membangun ekonomi rakyat dan memberikan pemekaran provinsi Papua Selatan,” tegasnya.

” Pemberian kami ini sebagai dukungan untuk pasangan Josua untuk memimpin Papua 5 tahun kedepan.  Jadi pada tanggal 27 Juni kami seluruh masyarakat kabupaten mappi memberikan suara 100 persen kepada bapak JWW-HMS.  Jadi kami sudah yakini bahwa JWW-HMS yang menjadi Gubernur Papua yang membawa pemekaran Provinsi Papua selatan,” tambahnya.

Sementara itu Paulus Sumagai mengatakan, permintaan masyarakat untuk pemakaran Papua selatam adalah untuk mempercepat pembangunan, membuka keran ekonomi rakyat agar hasil-hasil pertanian bisa dijual keluar.

” Selamaini kita berjaung pemekaran tetapi tersangkut ditengah-tengah (provinsi) , di pemerintah pusat sudah ok tetapi diprovinsi tersangkut . Kalau tersangkut ditengah maka orang yang membuat tersangkut itu harus diputuskan dan kita ganti,” katanya.

Paulus berprinsip masyarakat tidak boleh hidup susah. ” Jangan bikin hidup susah. Pemerintah provinsi harus sejalan dengan npemerintah pusat. Jadi kalau presiden bilang A, maka pemerintah provinsi harus ikut A sampai kabupaten A, maka semua urusan lancar,” katanya.

” Jadi saya berharap kalau bapak terpilih jadi gubernur Papua, bapak jangan bikin susah bupati kami, karena kabupaten kami sangat tertinggal.   Papua selatan ini selalu anak tiri di provinsi Papua, ini fakta. Cuma untung pak Jokowi masih mau membantu kita di Papua selatan ini,” tambahnya. (Tim josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here