BPS Papua Sikapi Masalah Inflasi dan Indeks Harga Konsumen

0
547
BPS Papua saat memberikan keterangan pers. (Fransisca)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mengadakan  koordinasi dengan BPS RI. Guna menyampaikan berita resmi statistik pada bulan April 2018, disampaikan Oleh kepala BPS, didampingi kepala Bidang statistik distribusi dan kepala Bidang statistik produksi, Rabu(2/5/2018) di kantor BPS Provinsi Papua Jayapura.

Kepala BPS Provinsi Papua, Simon Safari mengatakan perkembangan indeks harga konsumen atau inflasi Kota Jayapura dan Merauke bulan April 2018 Kota Jayapura deflasi 0,05 persen dan Merauke mengalami Inflasi sebesar 1.32 persen.

“Kota Jayapura mengalami inflasi 1,32 persen dengan Indeks harga konsumen(IHK) masing-masing sebesar 134.35 dan sebesat 138,07. Kota Jayapura menempati urutan 61 tingkat nasional, Merauke menempati urutan kesati di tingkat nasional.

Kepala Bidang Statistik Distribusi, Bambang Wahyu Ponco Aji,SST,M.Si menjelaskan nilai tukar petani Provinsi Papua April 2018, perkembangan nilai tukar petani(NTP) Provinsi Papua mengalami penurunan 0,36 persen

“Penurunan terjadi karena perubahan indeks harga diterima petani, lebih kecil dari indeks harga di bayar petani, dari sektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan.Dari 33 provinsi, tercatat 10 provinsi mengalami menaikan dan 23 provinsi mengalami penurunan dimana Sulawesi tercatat mengalami kenaikan tertingi 1,01 persen, Jambi tercatat mengalami penurunan-1,77 persen.”Jelasnya

Bambang juga menjelaskan perkembangan transport Provinsi Papua bulan Maret 2018, jumlah penumpang berangkat bagi angkutan laut dalam negri pada maret 2018 tercatat sebanyak 6,976 orang.

“Jumlah penumpanh berangkat mengunakan angkutan laut pada Maret 2018 mengalami peningkatan sebesar 1,85 persen. Jumlah penumpang datang angkutan laut pada Maret 2018 mengalami penurunan sebesar 21,46 persen.Volume barang yang di muat pada Maret 2018 tercatat sebesar 29,443 ton atau menurun 18,05 persen. Volume barang yang di bongkar pada Maret 2018 tercatat sebesar 117,794 ton atau meningkat 23,13 persen.”

Kepala Bidang Statistik Produksi, Beti Yayu Yuningsih, SE,Pertumbuhan Produksi Indrustri Manufaktur Provinsi Papua tiga bulan di awal tahun 2018

“ pertumbuhan produksi indrustri Manufaktur besar dan sedang Provinsi Papua tiga bulan pertama tahun 2018 mengalami pertumbuhan positif sebesar 2,41 persen sedangkan pertumbuhan produksi indrustri manufaktur mikro dan kecil mengalami pertumbuhan negating sebesar 7,26 persen.”Pungkasnya.(Fransisca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here