Ada Oknum Yang Ingin Gagalkan Pembangunan Patung Yesus

0
113
Ilustrasi Patung Yesus di Pulau Mansinam Manokwari. (kilkhotel.com)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua, Djuli Mambaya. (Erwin/HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)   –   Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua,  Djuli Mambaya menyebut,  ada oknum yang ingin menggagalkan pembangunan patung Yesus Kristus, di Kayu Batu, Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Padahal semenjak menjabat sebagai kepala dinas menggantikan Michael Kambuaya, dirinya sudah mendorong pembangunan akses jalan menuju ke lokasi pembangunan patung pada tahun lalu.

Sayangnya program tersebut seperti digagalkan oleh oknum Pokja ULP (Unit Layanan Pengadaan) yang kini telah berubah struktur menjadi Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Papua.

“Gagalnya pembangunan patung Yesus Kristus itu bukan di Dinas Pekerjaan Umum atau Lukas Enembe. Tapi ada oknum tertentu di Pokja ULP yang menggagalkan. Kami di dinas dan DPR Papua sudah maksimal dengan telah menyiapkan anggaran”.

“Hanya lagi-lagi ada oknum di Pokja yang menggagalkan. Padahal patung ini merupakan program kerja Lukas Enembe, yang berkeinginan menjadikan patung itu sebagai icon dan destinasi wisata di Kota Jayapura,” ucap Djuli via telepon selulernya, kemarin, yang saat ini tengah melakukan monitoring dan persiapan tender pekerjaan 2018, di Kabupaten Jayawijaya.

Djuli berharap,  semua pihak untuk bersabar. Sebab pihaknya mendorong pada tahun ini, supaya tender pembangunan jalan menuju lokasi pembanguan patung Yesus Kristus, dapat berjalan dan tak terhambat seperti tahun lalu.

Duplikat patung Yesus Kristus yang di pajang di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Papua. (Erwin)

“Sebab bagaimana kita mau bangun patungnya, kalau akses jalan belum ada. Makanya, kita dorong bangun jalan dulu menuju ke lokasi pembangunan patung”.

“Makanya, kita harap semua pihak mohon bersabar. Kita dorong tahun ini mudah-mudahan tendernya berjalan, kerena anggaran sudah ada. Mudah-mudahan tidak ada oknum lain yang hambat pekerjaan itu,” tegas Djuli.

Pada kesempatan itu, dia berharap pihak berkompeten segera menyelidiki penyebab tertundanya tender pembangunan akses jalan ke lokasi pembangunan patung, 2017 lalu. Dia khawatir, upaya menggagalkan tender bernuansa politis.

“Entah upaya menggagalkan itu bermuatan politis atau tidak, yang pasti saya yakin tendernya tahun lalu digagalkan. Makanya pembangunan terhambat sampai sekarang. Makanya kita harap supaya dicari oknumnya,” pungkas dia.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR Papua Sinut Busup mempertanyakan pembangunan patung Yesus Kristus yang hingga kini belum terealisasi.

Dia menduga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tak bisa menterjemahkan rencana pembangunan patung Yesus, sehingga belum terealisasi sapai masa jabatan Lukas Enembe berakhir sebagai Gubernur.(win/ab)