Ramses Ohee Ajak  Generasi Muda Membangun Papua Dalam NKRI

0
633
Tokoh Papua sekaligus pelaku sejarah, Ramses Ohee (Fransisca/LintasPapua.com)
Tokoh Papua sekaligus pelaku sejarah, Ramses Ohee (Fransisca/LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Tokoh Papua sekaligus pelaku sejarah, Ramses Ohee meminta kepada seluruh anak bangsa yang ada di Tanah Papua, khususnya kalangan generasi muda untuk tidak menyiakan perjuangan yang sudah dilakukan para pendahulu dengan kegiatan-kegiatan subversif yang merugikan diri dan masa depan. 

 

“Karena kita Papua dalah bagian dari bangsa Indonesia yang utuh dan tidak bisa diganggu gugat lagi. Dan ini semua berkat perjuangan orang tua kita dulu, jadi kita (Papua) tidak boleh dipisahkan oleh satu bangsa apapun di dunia ini karena kita adalah bangsa Indonesia,” ujar Ramses, kemarin.

 

Ramses menegaskan bahwa 1 Mei merupakan hari intergrasi Papua ke pengkuan NKRI, sehingga generasi muda harus memaknainya dengan kegiatan positif.

Tokoh Papua sekaligus pelaku sejarah, Ramses Ohee (Fransisca/LintasPapua.com)

“Jangan lagi melakukan kegiatan-kegiatan yang berbenturan dengan kedaulatan NKRI. Saya hanya ingin katakan bahwa perjuangan para pendahulu kita itu bukan sedikit, makanya sampai sekarang bangsa Indonesia memperhitungan perjuangan itu,” terangnya.

 

Ramses kembali menghimbau kepada kelompok anak muda tertentu yang acapkali meneriakan gaung kemerdekaan Papua, agar berhenti melakukan hal tersebut, karena Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.  Sebaiknya generasi muda membuat hal yang positif dan membagakan, seperti belajar yang baik sehingga bisa mengharumkan nama Papua di kancah nasional maupun internasional.

 

“Saya tanya kepada seluruh anak Papua, apakah orang tua kamu pernah membuat kebun di dalam kebun? Atau membangun rumah di dalam rumah? Kalau ada yang jawab ada, berarti perlu dibawa ke rumah sakit jiwa. Kalian semua harus mengerti bahwa NKRI ini rumah besar yang dihuni berbagai orang dari suku, agama, ras, dan kebiasaan yang berbeda. Tapi dengan perbedaan ada rumah ini tetap kokoh dan kuat,” tandansya.

 

Sementara Ketua Gemapi Cabang Port Numbay Danil Eli mengaku bahwa sebagai generasi muda pihaknya harus memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia, bukan sebaliknya merongrong kedaulatan yang ada.  Sebab itu, Danil mengatakan bahwa tanggal 1 Mei harus diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang dapat membangun semangat anak muda untuk merawat negeri ini dengan baik.

 

“Karena bagi kami 1 Mei itu hari yang bersejarah bagi Papua dan NKRI. Dan kami anak-anak selaku generasi penerus harus mensyukuri, merenungkan dan menghormati jasa para pahlawan Papua dan pelaku Pepera,” kata Danil.

 

Menurut Daniel, kegiatan positif yang digelar setiap 1 Mei tentunya untuk merubah paradigma yang selama ini berkembang bahwa tanggal tersebut merupakan tonggak lahirnya Papua Merdeka.

 

“Jadi kalau ada kelompok yang bikin gerakan negatif, ya kami (Gemapi) sangat tidak setuju karena kami mau membuat kegiatan yang baik yang punya nilai positif  sebagai anak bangsa Indonesia,” pungkasnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here