Bupati Costant Oktemka Tidak Lari Dari Masalah, Tapi Menjaga Amuk Massa

0
535

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Pasca kerusuhan yang terjadi saat berlangsungnya perayaan hari ulang tahun Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) ke-15 yang berujung pada pembakaran rumah pribadi Bupati Pegubin oleh sekelompok massa pada tanggal 12 April 2018 lalu, akhirnya Bupati Pegubin, Constan Oktemka, memberikan keterangan persnya.

 

Costant mengklarifikasi bahwa dirinya tidak benar melarikan diri. Ia hanya ingin menjaga supaya amuk massa tidak semakin melebar dan memanas saat kejadian.

 

Menurutnya, sekelompok massa yang melakukan pembakaran rumahnya itu merupakan oknum-oknum yang dimanfaatkan oleh elit politik lokal tertentu untuk menunggangi masa kepemimpinan Bupati Pegubin ini.

 

“Saya fikir ada kesalahpahaman dari massa yang ikut jalan santai yang kemudian berujung pada peristiwa pembakaran itu. Ada sekelompok massa lain yang tergabung dalam gerak jalan santai itu. Jadi kerusuhan seperti itu kemudian ditunggangi kepentingan politik tertentu. Aktornya kami sudah tahu,” Bupati  Costant Oktemka,  di Kota Jayapura, Selasa (24/4/2018) sore.

 

Oleh karenanya, dirinya meminta kepada pihak kepolisian agar meindak tegas para aktor yang terlibat dalam peristiwa pembakaran dan juga penjarahan sebuah gudang logistik milik Pemerintah Daerah setempat. Tak hanya itu, Costant berharap agar kepolisian segera mengungkap aktor utama dibalik peristiwa tersebut.

 

“Yang melalukan itu tidak mengerti apa yang mereka lakukan. Semuanya kita serahkan kepada pihak yang berwajib agar diproses sesuai hukum yang berlaku, hukumlah yang kita tegakkan” tegasnya.

 

Dikatakannya, semua yang mengaku diri sebagai koordinator dalam kejadian itu adalah aktor politik dari pilkada masa lalu yang terus bekerja demi kepentingannya di Pilkada yang akan datang.

 

Mengenai doorprize, Costant mengklarifikasi bahwa tidak benar adanya hadiah atau apa pun yang dijanjikan oleh pihaknya kepada masyarakat. Sebelumnya, lanjut Constan, pihak penyelenggara hanya menyampaikan bahwa perayaan HUT Pegubin ke-15 diisi dengan acara syukuran berupa gerak jalan santai dan diakhri dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

 

Untuk itu, Ia meminta, agar masyarakat Pegubin tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu dari oknum tertentu pasca kejadian. Dirinya juga menghimbau kepada para pengurus partai politik yang ada di Pegubin agar lebih bersikap dewasa dalam berdemokrasi.

“Saya tegaskakan kepada para pimpinan Partai Politik kalau merekrut orang itu jangan sekedar untuk mencari suara, tetapi bertanggungjawab membina kadernya di daerah supaya paham bagaimana praktek berdemokrasi yang benar,” tandasnya dengan nada kesal.

 

Mengenai aktivitas perkantoran dan juga pelayanan publik di jajaran pemerintahan Pegubin saat ini, Costant menambahkan, bahwa semuanya berjalan dengan lancar seperti biasanya.

 

Ia mengakui, dirinya hanya perlu memaksimalkan komunikasi internal dan eksternal di lingkungan pemerintahan untuk menyejukkan kembali kondisi Kambtibmas sesuai perintah dari Pejabat Gubernur Papua, Soedarmo, pasca kunjungan kerjanya ke Pegubin beberapa waktu lalu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here