Pemprov Papua Luncurkan Program Geoportal

0
508
terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musa'ad,, saat membawakan sambutannya. (Erwin /HPP)
terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musa’ad,, saat membawakan sambutannya. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemerintah Provinsi Papua meluncurkan program kebijakan satu peta atau geoportal, disela-sela pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Papua dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019, Kamis (19/4) di aula gedung Sasana Krida.

Program aplikasi tersebut, merupakan data yang dengan berbasis parsial dan bersumber dari satu pintu.

“Diharapkan melalui peluncuran ini ada suatu kemajuan terutama dalam aspek perencanaan, sehingga semakin memberikan kekuatan dan kepastian bagi semua pihak tentang kepentingan serta kebutuhan yang terkait dengan aspek-aspek pengembangan wilayah di Papua,” terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musa’ad, disela-sela kegiatan itu.

Melalui geoportal ini, lanjut dia, penyusunan dokumen perencanaan kedepan akan berbasis greencloud karena didalam RTRW Papua telah disepakati agar aspek lingkungan menjadi perhatian bersama.

Keindahan Kota Port Numbay, tampak jembatan yang kini masih dalam proses pengerjaan antara Hamadi – Holtekamp. (ISTIMEWA)

“Sebab  tujuan kami jelas ingin menjadikan Papua sebagai paru-paru dunia. Untuk itu, kami akan mulai menuyusun sejumlah dokumen perencanaan berbasis Greencloud mulai saat ini dan dimasa mendatang,” terang dia.

Sementara terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Papua 2019, lanjut dia, kali ini akan menggunakan sistem aplikasi e-planing dan e-musrenbang yang lebih populer dikenal dengan istilah “Papua pu rencana dan Papua pu musrenbang”.

Penggunaan sistem aplikasi tersebut, kini mulai diterapkan agar kedepan seluruh perencanaan di Papua makin transparan dan akuntabel.

“Untuk itu, kami patut berterimakasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah mendampingi kami pemerintah provinsi. Sehingga saat ini proses e-planing dan e-musrenbang dapat diterapkan di Papua”.

“Diharapkan kedepan program aplikasi ini bisa merata diterapkan di seluruh kabupaten dan kota,” harapnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here