Gubernur Soedarmo  Sikapi Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Papua 2019

0
499
Penjabat Gubernur Papua Soedarmo saat memberikan arahan pada Musrenbang Provinsi Papua dalam rangka penyusunan RKPD 2019, di Jayapura, kemarin. (Erwin /HPP)
Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, saat memberikan arahan pada Musrenbang Provinsi Papua dalam rangka penyusunan RKPD 2019, di Jayapura, kemarin. (Erwin /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Papua dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019, secara resmi dibuka oleh Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, Kamis (19/4/2018), di aula gedung Sasana Krida.

Dalam sambutannya, Gubernur mengharapkan seluruh program kerja dan kegiatan yang telah dirumuskan dalam msurenbang, mengarah pada keberlanjutan pembangunan yang telah dilakukan sebelumnya,

“Mengingat RKPD 2019 merupakan stransisi dari RPJMD 2013 – 2018, ke RPJMD 2018 – 2023. Yang kemudian disusun dan ditetapkan berdasarkan visi dan misi gubernur maupun wakil gubernur terpilih, dalam Pilkada yang akan datang,” terang Soedarmo.

Dikatakan, tema yang diambil dalam Musrenbang provinsi kali ini, yakni “pemantapan kualitas hidup untuk kemandirian daerah”. Tema ini searah dengan arah pembangunan Provinsi Papua, dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) daerah 2005 – 2025, yaitu memantapkan pembangunan yang didukung SDM berkualitas serta kemapanan di bidang ekonomi, sosial maupun budaya.

“Untuk itu, pada kesempatan ini saya ajak kita semua peserta yang hadir bisa manfaatkan forum Musrenbang dengan sebaik-baiknya. Untuk selanjutnya, dapat kembali ke daerah masing-masing dengan membawa sesuatu yang dapat disampaikan kepada masyarakatnya, guna meningkatkan capaian pembangunan yang lebih baik,” harap dia.

Ditambahkan Penjabat Gubernur, penyelenggaraan Musrenbang tersebut juga merupakan tahapan yang harus dilakukan agar secara bersama-sama dengan seluruh stakeholderter terkait, membicarakan prioritas pembangunan dan berbagai permasalahannya.

Kota Abepura, menjadi pemandangan bagi pemukiman masyarakat.  (Eveerth Joumilena /HPP)

Termasuk dalam megintegrasikan serta mensinergikan program pembangunan antara provinsi dan kabupaten/kota. Terutama berkaitan dnegan program dan kegiatan prioritas yang bersifat penting serta mendesak dan untuk segera dilaksanakan.

“Yang pasti Musrenbang ini punya makna yang strategis karena akan membicarakan serta mendiskusikan penyelengaraaan pemerintahan maupun pembangunan Papua. Lebih khusus, tentang arah kebijakan dan prioritas pembangunan Provinsi Papua di 2019,”jelas dia.

Dia tambahkan, berapa keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan sebelumnya, dapat dlihat dari beberapa indikator penting yang menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Namun dari keberhasilan pembangunan tersebut dipastikan masih ada tantangan yang dihadapi kedepan.

“Dimana tantangan ini diharapkan menjadi fokus dalam penyusunan rencana pembangunan 2019,” tuntasnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here