Bupati dan Walikota Diminta Hargai Undangan Gubernur Papua

0
384
Sejumlah kursi kosong yang mestinya diisi oleh kepala daerah pada Musrenbang penyusunan RKPD 2019, di Jayapura, kemarin. (Erwn  / HPP)
Sejumlah kursi kosong yang mestinya diisi oleh kepala daerah pada Musrenbang penyusunan RKPD 2019, di Jayapura, kemarin. (Erwn  / HPP)

 

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo minta, kepada para bupati dan walikota agar lebih respek dan menghargai setiap undangan yang diberikan, sebab sifatnya untuk mengkomunikasikan serta mengkoordinasikan perencanaan pembangunan di masing-masing wilayahnya.

Penegasan ini disampaikan Soedarmo menyikapi minimnya jumlah kehadiran bupati dan walikota pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Papua dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019, Kamis (19/4), di Sasana Krida Kantor Gubernur.

Dia mengapresiasi, 12 kepala daerah yang sudah hadir dalam kegiatan Musrenbang. Tak lupa penghargaan yang tinggi atas inisiatif dan kepedulian untuk menghadiri acara sepenting itu.

Dirinya pun meminta agar para kepala daerah yang tak hadir, diberi pemahaman terhadap betapa pentingnya menghadiri kegiatan Musrenbang untuk mensinergikan program di tahun yang akan datang.

“Musrenbang ini merupakan program penyatuan dan untuk mensinergikan antara pemerintah provinsi dan kabupaten serta kota”.

“Harapannya apabila program ini sudah sinergi maka sasaran pembangunan yang ditetapkan setiap daerah, bisa terwujud. Dan ini tentunta harus dikomandoi oleh para kepala daerah. Tak bisa dijalankan tanpa keterlibatan kepala daerah,” terang dia.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengharapkan para bupati dan walikota tak membiasakan diri untuk memandang setengah “mata” setiap undangan yang dikirimkan dari pemerintah provinsi.

“Sebab melalui undangan yang kita sampaikan ini, para kepala daerah tentunya akan bisa paham betul tentang apa program yang dapat dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing”.

“Jadi kami sekali lagi saya berharap dan tolong disampaikan kecuali yang ada kegiatan atau ijin. Ini harus kita biasakan bahwa undangan Gubernur harus dihadiri oleh pejabat yang diundang,” tegasnya.

Sementara para kepala daerah yang tak hadir dalam pembukaan Musrenbang 2018 diantaranya, Kabupaten Waropen, Puncak, Sarmi, Deiyai, dan Yalimo. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here