Aloysius Giyai Mantapkan Dinkes Papua  Kerja Sama  RS Swasta

0
489
Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes. (GMR)
Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes. (GMR)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Dinas Kesehatan Provinsi Papua melanjutkan kerja sama pelayanan kesehatan dengan rumah sakit (RS) swasta dan klinik keagamaan, yang sudah terjalin sejak tiga tahun lalu, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kerja sama ini sudah berlangsung selama tiga tahun dan masih berlanjut. Bagaimana Pemerintah Provinsi Papua bermitra dengan rumah sakit swasta dan klinik – klinik keagamaan,  guna melayani masyarakat di Tanah Papua,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai,  di Jayapura, Jumat (204/2018).

Aloysius mengakui penandatanganan kerja sama antara Dinkes Papua dengan RS swasta dan klinik keagamaan untuk 2018 sudah dilakukan dihari kedua pelaksanaan rapat kerja kesehatan daerah (Rakerkesda), pada Kamis (19/4) yang berlangsung di salah satu hotel ternama di Jayapura.

Dia menjelaskan bahwa sebelum dimulai dengan pelayanan kesehatan dan terutama terkait dengan penggunaan anggaran pembiayaan pelayanan kesehatan, harus dipahami pasal-pasal dalam nota kesepahaman kerja sama.

“Ini kan menyangkut penggunaan uang negara sehingga harus diikat dengan dasar hukum yang kuat. Ada hak dan kewajiban yang harus diikuti dan dilaksanakan,” katanya.

Menurut mantan Direktur RSUD Jayapura itu, kerja sama tersebut merupakan kebijakan dari mantan Gubernur Papua Lukas Enembe yang memerintahkan untuk semua rumah sakit swasta dan klinik keagamaan dirangkul.

Klinik keagamaan yang digandeng diantaranya Klinik Kalvari di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Klinik Walihole di Kampung Yoka, Kota Jayapura.

“Saya sudah serahkan dana, dan rencana saya akan ke Anggruk, Kabupaten Yahukimo dan Klinik Advent di Wamena,” ujarnya.

Sementara rumah sakit swasta yang telah menjadi mitra kerja sama yakni Rumah Sakit Dian Harapan, Rumah Sakit Marthen Indey, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit Angkatan Laut, Rumah Sakit Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, dan Rumah Sakit Bunda Pengharapan Kabupaten Merauke.

Sejak 15 Juni 2015 Dinas Kesehatan Provinsi Papua memberikan bantuan dana kepada sejumlah klinik dan yayasan milik misionaris dan gereja serta beberapa rumah sakit swasta untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga Papua yang kurang mampu. (LKBN ANTARA / Musa Abubar /HPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here