JAYAPURA  (LINTAS PAPUA)  – Disdukcapil Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Jawa Barat, datang khusus ke Jayapura dan melakukan study banding selama  dua hari di Dinas Kependudkan dan Catatan Sipil Kota Jayapura, Selasa (17/4/2018).

 

 

 

Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Tangerang Selatan, Heru Sudarmanto berharap, bisa mengadopsi pelayanan di Dukcapil kota Jayapura.

“Banyak inovasi yang sudah di lakukan Disdukcapil Kota Jayapura, namun Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), yang menjadi acuan untuk diterapkan di Kota Tangerang Selatan,” tuturnya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura menciptakan pelayanan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), guna mengadakan layanan dokumen kependudukan di wilayah Jayapura setempat.

Karena fasilitas pelayanan ADM inilah menjadi salah satu fasilitas yang mempermudah layanan bagi masyarakat. Maka daerah lain di Indonesia ingin mencontoh ADM Disdukcapil Kota Jayapura untuk di terapkan di daerah masing-masing.

 

Heru dan staf Disdukcapil Kota Tangerang Selatan di dampingin staf Inspektorat Dukcapil kota Jayapura, dalam study banding ini juga untuk saling sharing inovasi pelayanan kependudukan.

 

“Kami melihat Kota Jayapura merupakan Provinsi di Timur Indonesia bisa membuat inovasi, kami mendapat informasi dari website Disdukcapil Kota Jayapura, sehingga inilah alasan kami studi tiru ini juga sudah menjadi acuan dari Direktorat Jenderal Dukcapil,” katanya.

Ditambahkan,  bahwa inovasi yang dilakukan di daerah lain bisa di adopsi dengan tujuan untuk memudahkan pelayanan. Kami di Dukcapil di Kota Tangerang Selatan sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Sementara itu, Kadispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S. Uloli mengaku, bahwa kunjungan Disdukcapil Kota Tangerang Selatan, terkait Rakernas penyampaian materi inovasi pelayanan publik dihadapan Dirjen Dukcapil Repuklik Indonesia belum lama ini.

“Inovasi itu lahir berkat pengamatan, maka kami ciptakan pelayanan yang lebih efisien agar masyarakat tidak bolak balik mengurus dokumen yang diinginkan,

Selain study banding pelayanan ADM, kata Merlan, Disdukcapil Kota Tangerang Selatan juga melihat secara langsung mekanisme dan tahapan sistem layanan 30 menit, dan pelayanan tri in one artinya mengurus satu dokumen dapat tiga.

“Kalau ADM ini diterapkan di daerah mereka (Disdukcapil Kota Tangeran Selatan – red), pasti banyak peminatnya kerena di dukung jaringan internet yang baik. Saya menyampaikan terima kasih sudah melakukan study banding ke Disdukcapil Kota Jayapura,” tandasnya.  (Fransisca)